Riski Fahrudi (Kejari Sumedang)
Kota, KORAN SUMEDANG
Guna mempermudah pelayanan pembayaran bagi pelanggar tilang, Kejaksaan Negri (Kejari) Sumedang memberikan pelayanan melalui Surat Masa Singkat (SMS) atau WhatsApp untuk mengetahui jumlah biaya yang harus dibayar oleh pelanggar tilang.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Kejari Sumedang, Riski Fahrudi bahwa, saat ini dalam rangka memberikan pelayanan terbaik, khususnya terhadap para pelanggar tilang, pihaknya membuka pelayanan melalui SMS atau WhatsApp untuk mengetahui jumlah biaya yang harus dibayar.

"Jadi saya menghimbau agar masyarakat atau para pelanggar tilang agar tidak perlu lagi datang atau mengantri di Kejari Sumedang, hanya sekedar melihat nomer Briva dan berapa yang harus dibayar. Cukup dengan SMS atau WhatsApp ke nomer 081381943594 dengan cara Ketik #spasi nomer tilang spasi Nama (untuk SMS) atau #spasi nomer tilang spasi Nama dan memfoto surat tilangnya. Dan nanti petugas kami akan membalas yang isinya jumlah biaya denda, biaya tilang dan nomer Brivanya," terangnya pada Korsum, Rabu (12/6).

Setelah mengetahui jumlah biaya yang harus dibayar, lanjut Riski, nanti para pelanggar tilang, cukup membayarnya melalui Bank BRI, ATM BRI atau BRILink terdekat.

"Nantinya kalau sudah membayar melalui, masyarakat bisa membawa bukti pembayaran ke loket tilang Kejari Sumedang untuk mengambil barang bukti yang disita. Jadi masyarakat tidak perlu lagi mengantri," tandasnya ** [Acep Shandy].