Rencana Bantuan Modal dari Pemprov Jabar DPMPD Sumedang Ajukan 25 BUMDes

Kota, KORAN SUMEDANG
Pemerintah Provinsi  (Pemprov) Jawa Barat, merencanakan akan memberikan bantuan modal terhadap 500 Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) se-Jawa Barat senilai Rp. 100 juta per BUMDes.

Sementara itu ketika dikonfirmasi akan rencana tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Sumedang, Teddy Mulyono membenarkan, adanya rencana dari Pemprov Jabar tersebut, dan bantuan ini bertujuan untuk memotivasi BUMDes agar semakin maju. Akan tetapi untuk BUMDes yang berhak mendapatkan bantuan tersebut harus memenuhi 11 kriteria.

Adapun kriteria tersebut yaitu, BUMDes harus mempunyai peraturan pendirian pembentukan, memiliki AD-ART, memiliki struktur kepengurusan yang jelas yang dibuktikan dengan SK Kepala Desa, memiliki jenis usaha yang jelas, telah memiliki penyertaan modal dari desa maupun dari Dana Desa sekurang-kurangnya dua tahun, memiliki rencana kebutuhan modal yang diperlukan untuk usaha, usaha sudah harus berjalan sekurang-kurangnya dua tahun, memiliki laporan keuangan tahunan selama dua tahun, memiliki kontribusi PaD untuk membangun Desa, rekomendasi camat dan terakhir rekomendasi dari Dinas yang menangani BUMDes.

"Untuk Kabupaten Sumedang, per Januari 2019 lalu, dari total 270 Desa baru ada 150 Desa yang sudah memiliki BUMDes. Dan dari jumlah tersebut baru 52 BUMDes telah berkembang (memenuhi) kriteria BUMDes yang bisa diajukan untuk mendapatkan bantuan tersebut. Sementara sisanya bisa dikatakan BUMDes dasar dan belum memenuhi kriteria," terangnya saat dikonfirmasi KORAN SUMEDANG, di ruang kerjanya, Rabu (26/6).

Lebih jauh Teddy menuturkan, pihak
DPMD dengan Forum BUMDes, sepakat untuk melakukan survei terhadap 52 BUMDes yang memenuhi kriteria tersebut. Dan dari hasil survei tersebut, diajukan 25 BUMDes ke Pemprov Jabar untuk mendapatkan bantuan tersebut dengan melampirkan proposal.

"Kenapa kita ajukan 25 dari 52 BUMDes yang memenuhi kriteria, karena dari jumlah tersebut sudah ada sebagian BUMDes yang sebelumnya mendapatkan bantuan dari Kementrian Desa (Kemendes). Dan sesuai dengan arahan dari DPMD Jabar dan saran dari Bupati Sumedang untuk mewujudkan 'one village one company' Sumedang kami ajukan 25 BUMDes tersebut. Dan dalam survei ini kita lakukan secara terbuka," terangnya

Teddy menegaskan untuk penjaringan BUMDes yang akan mendapatkan bantuan tersebut, sifatnya terbuka. Dan untuk jenis bantuan yang akan digelontorkan Pemprov Jabar ini bagi BUMDes yang betul-betul memenuhi kriteria.

"Bantuan ini berbeda dengan bantuan dari Kementerian Desa, atau DD yang sifatnya merata tanpa memperhatikan kualifikasi. Ada 11 kriteria yang harus dipenuhi untuk mendapatkan bantuan modal Rp.100 juta oleh BUMDes," ujarnya

Masih kata Teddy, hingga saat ini untuk bantuan tersebut belum diterima oleh 25 BUMDes yang diusulkan oleh DPMD Sumedang. Karena nantinya akan ada survei kembali yang akan dilaksanakan oleh DPMD Provinsi Jabar terhadap BUMDes yang diajukan.

"Mudah mudahan hasil survei bisa meyakinkan Pemprov Jabar, bahwa 25 BUMDes tersebut layak mendapatkan bantuan modal. Karena kuota bantaun tersebut terbatas, hanya 500 BUMDes se Jabar, sedangkan jumlah BUMDes di Jabar berjumlah diatas 5000 BUMDes," harapnya ** [Acep Shandy].

Posting Komentar

0 Komentar