Rotasi Mutasi Pejabat Sumedang Tinggal Menunggu Rekomendasi Kemendagri

Herman Suryatman (Sekda Kab. Sumedang)
Kota, KORAN SUMEDANG
Rotasi mutasi Pejabat Tinggi Pratama Kabupaten Sumedang, hanya tinggal menunggu surat Rekomendasi dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk Pejabat yang akan menduduki jabatan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sumedang.

Hal tersebut diungkapkan oleh Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumedang yang juga ketua Panitia Seleksi, Herman Suryatman bahwa, untuk rotasi mutasi pejabat sumedang hanya tinggal surat rekomendasi dari Kemendagri saja. Karena untuk penggantian pejabat Disdukcapil itu harus ada rekomendasi dari Kemendagri. Dan dalam melaksanakan rotasi mutasi, itu harus tiga rekomendasi yaitu dari KASN untuk rotasi semua jabatan, rekomendasi dari Kemendagri untuk jabatan Kepala Disdukcapil dan DPRD untuk Sekertaris Dewan

"Alhamdullilah, untuk rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dan rekomendasi dari DPRD Sumedang untuk penggantian Sekretaris Dewan (Sekwan) juga sudah diterima oleh pa Bupati. Tinggal satu lagi dari Kemendagri. Nanti apabila surat rekomendasi dari Kemendagri sudah turun, berarti semua rekomendasi sudah lengkap dan nantinya pa Bupati tinggal melakukan pelantikan," tuturnya saat dikonfirmasi KORAN SUMEDANG usai mengikuti Rapat Paripurna di Gedung DPRD Sumedang, Jumat (14/6).

Lebih lanjut Herman mengatakan, sebelumnya Pansel yang beranggotakan 5 orang terdiri dari satu orang dari Internal yaitu saya sebagai ketua dan empat orang dari external yaitu Dosen Unsap, dosen IPDN, Kepala LAN dan Kepala BPKSDM Provinsi Jawa Barat sudah melakukan seleksi atau Job fit terhadap 24 pejabat tinggi pratama, dimana hasilnya sudah berada ditangan Bupati Sumedang. 

"Dalam melakukan Job fit tersebut, kami tidak secara spesifik pejabat itu harus dirotasi mutasi kemana. Tapi kami lebih berdasarkan kerumpunan supaya lebih obyektif. Dan hasil job fit tadi tentunya akan menjadi pertimbangan pa Bupati untuk menempatkan dan melantik para pejabat tersebut," jelasnya

Sementara itu ketika disinggung rumor adanya pejabat dari luar sumedang yang disinyalir akan menduduki jabatan Kepala Dinas di beberapa SKPD di Sumedang. Herman menampik rumor tersebut.

"Tidak ada istilah mendatangkan pejabat dari luar. Yang ada adalah nanti setelah rotasi mutasi nanti ada delapan jabatan pimpinan tinggi yang kosong. Nah untuk mengisi kekosongan tersebut sesuai dengan UU ASN dan sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomer 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS yaitu harus dilakukan seleksi terbuka. Dan yang namanya terbuka memungkinkan saja ada pejabat dari luar yang mengikuti seleksi tersebut. Itu bisa saja asal memenuhi syarat. Jadi tidak ada istilah mendatangkan pejabat dari luar. Untuk itu bagi para pejabat di Sumedang harus siap mengikuti kontestasi," tegas Herman

Herman juga menambahkan, rencana open bidding tersebut dilakukan setelah para pejabat yang di job fit tersebut dilantik oleh pa Bupati. Untuk mengisi delapan posisi jabatan tinggi yang kosong.

"Dan nanti disaat open bidding tersebut dilakukan, delapan jabatan yang kosong tersebut tentunya akan dijabat oleh pejabat Plt," tandasnya ** [Acep Shandy].
Share on Google Plus

About Koran Sumedang

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment