Sakit Sejak Pasca Pemilu, Anggota PPK Wado Tutup Usia

Almarhum ketika diberikan oksigen di kediamannya pasca Rekapitulasi
Wado, KORAN SUMEDANG
Rentetatan penyelengara Pemilihan Umum (Pemilu) yang meninggal akibat kelelahan pasca Pemilu 2019, kembali bertambah. Saat ini kabar duka dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Wado yang salah seorang anggotanya yang bernama (Almarhum) Ruhhyat Amar sebagai divisi teknik meninggal pada hari Minggu (16/6). Akibat sakit yang dideritanya pasca Pemilu beberapa waktu lalu.

Menurut salahsatu seorang anggota PPK Wado yang juga rekan kerja Ejen mengatakan, almarhum merupakan anggota PPK yang berdedikasi tinggi akan pekerjaannya.

"Kinerjana sangat bagus, sareng ulet pami padamelan teuacan beres anjena mah tara tiasa tenang istirahat. Kedah beres heula, neumbe istirahat," tuturnya saat dikonfirmasi KORAN SUMEDANG melalui pesan WhatsApp, Minggu (16/6).

Ejen juga mengatakan, keadaan almarhum terus memburuk setelah usainya pemilu. Dan terus mengalami sakit sakitan.

"Muhun leres sa atos perhitungan suara, almarhum teras teu damang wae, (iya betul sejak perhitungan suara, almarhum sakit-sakitan terus)." singkatnya.

Sementara itu informasi yang dihimpun KORAN SUMEDANG dilapangan bahwa, kondisi almarhum terus mengalami sakit-sakitan pasca proses pemilu berakhir. Bahkan almarhum juga sempat harus diberikan bantuan oksigen dikediamannya beberapa hari setelah usai rekapitulasi suara di tingkat TPS. ** [Acep Shandy].

Posting Komentar

0 Komentar