Alumni IPNU siap mengisi Slot Kepemimpinan Nasional

Kota, Koran Sumedang
Alumuni yang juga mantan Ketua Himpunan Mahasiswa Nahdlatul Ulama (Ipnu) Sumedang Didi Suhrowardi mengaku siap jika kader alumni IPNU diminta mengisi pos-pos penting di tingkat Nasional yang katanya setelah Halaqoh ke 8 dan acara Silatnas di Gedung Negara (GN) Sumedang Minggu (8/7) lalu.

Dikatakan, IPNU telah mengesahkan kader terbaiknya sejak itu. "

Ini pada dasarnya adalah konsolidasi dan inventarisasi Alumni-Alumni IPNU di seluruh Indonesia untuk dipersiapkan mengisi slot pasca-pemilihan kepemimpinan nasional 2019. Dalam hal ini, jika ada jabatan Menteri yang dipercayakan kepada NU, ready stock alumni IPNU, siap pakai, untuk mengisi slot. "juga Didi Suhrowardi yang merupakan ketua IPNU Sumedang, Fachryzal Fauzi.

Sebelumnya, KH Mustafa Aqil Siradj mengomentari tema besar Halaqoh dan Silatnas VIII MA IPNU, yaitu 'Siap Menggariskan Kebangkitan Kedua NU'.

"Jika saat ini dipanggil untuk menyambut kebangkitan kedua NU, lalu kapan kebangkitan pertama? Jadi kebangkitan pertama pada zaman santri, ulama dan kyai bersatu untuk mengusir penjajah Belanda, Sekutu dan Jepang dari negara ini. Dengan puncak ditandai dengan dikeluarkannya Resolusi Jihad 22 Oktober 1945, "kata KH Mustafa di depan lebih dari 500 peserta halaqoh dan silatnas.

Adik laki-laki PB NU KH Said Aqil Siradj juga mengungkapkan bahwa setiap 100 tahun akan selalu ada perubahan zaman dan tantangan yang harus dihadapi oleh bangsa-bangsa.

"Pada saat kebangkitan NU pertama, musuh jelas adalah orang asing yang penjajah. Sambil menyambut kebangkitan NU, kedua musuhnya adalah tantangan waktu pada keyakinan terhadap tantangan intelektual dan radikalisme, "jelasnya.

Untuk menyambut kebangkitan NU kedua, rakyat Indonesia harus lebih mementingkan diri sendiri dalam menghadapi mereka dan mengulangi kemenangan dalam kebangkitan pertama.

"Satu-satunya cara untuk menghadapi kebangkitan kedua ini adalah kepatuhan nahdliyin kepada para ulama, selama mereka tetap patuh kepada ulama selama NU akan dapat menghadapi berbagai bentuk tantangan yang mereka hadapi." (F Arif / rls)

Posting Komentar

0 Komentar