Paska Rotasi mutasi dan Promosi Pegawai UPTD Pendidikan Resah

Kota, Koran Sumedang
Paska pelantikan rotasi mutasi  dan  promosi  para  pejabat eselon dilingkungan Pemerintah Kabupaten Sumedang beberapa waktu yang lalu, Kepala Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Pendidikan banyak  yang  terkena dampak rotasi. Namun  berbeda  dengan para  staf  atau  pegawai di  UPTD tersebut hingga saat  ini mereka  belum jelas  nasibnya akan  dirotasi kemana  paska  pembubaran  UPTD tersebut.

Menurut sumber  dari  internal staf  UPTD  pendidikan  yang  namanya  enggan  disebut mengaku  resah  memikirkan nasib dan pekerjaan saat ini. "Cik  kedah kumaha abdi,  dunungan geus  parindah naha kami  di  antep  wae, " ujarnya saat  dikonfirmasi lewat  telepon  selulernya Kamis (11/7) dengan logat sundanya.

Ia  berharap Pemkab  cepat  tanggap terhadap  masalah  ini. "Kami  berharap pemerintahan cepat tanggap sebab  saat  ini  kami  tidak  jelas  harus bekerja seperti apa atau  teu  puguh gawe," ungkapnya.

Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumedang Asep Rusman, mengatakan pegawai UPTD Pendidikan tak perlu khawatir, sebab pihaknya  sedang  melakukan koordinasi.

"kami  sedang  berkordinasi dengan  pihak  Disdik dan kebetulan bagian  kepegawaian disdik  sedang  diklat"  jelasnya Kamis (11/7) di Gedung  Negara (GN) Kabupaten Sumedang.

Diketahui pembubaran UPTD Pendidikan ini bermula niat pemerintah pusat yang ingin melakukan efisiensi pegawai. Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo mengeluarkan keputusan nomor 12 tahun 2017 tentang pedoman pembentukan dan klasifikasi Cabang Dinas dan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD).**(F. Arif)

Posting Komentar

0 Komentar