Ubi Cilembu Merambah Ekspor

PAMULIHAN, KORSUM.NET - Pasar Ubi Cilembu tidak hanya domestik namun sudah merambah ke ekspor seperti ke Jepang, Malayasia, Korea, Singapura dan Abudabi. Untuk memenuhi kebutuhan pasar tersebut diperlukan 60 ton perhari Ubi Cilembu.

Demikian kata Bupati Doni Ahmad Munir pada acara Support Smat Farming kawasan Cilembu dalam rangka penerapan teknologi pertanian untuk menunjang produksi Ubi Cilembu, Pangjujugan Kec Pamulihan didampingi Sekda, Bapeda, DPKP, dan Camat Pamulihan, Selasa (30/7).

Untuk percontohan program Smat Farming lanjutnya, sekitar 1hektar lahan diharapkan menghasilkan ubi bervarian termasuk kemasan yang tidak hanya di oven tapi juga dijadikan keripik Ubi Cilembu.

"Kegiatan ini sebagai tindaklanjut dari MoU dengan Unpad, BRI Mikro Finance dimana kita akan kembangkan Support Smat Farming prodak Ubi Cilembu yang punya keunggulan sehingga harus dikembangkan sisi teknologinya, " sebutnya.

Dengan program ini juga akan mengatasi berbagai kendala dari mulai hama dan kelangkaan air hingga dapat menghasilkan produk yang bagus sehingga dapat dipasarkan baik tingkat domestik maupun ekspor.

Sekda Herman Suyatman menambahkan, program ini merupakan upaya meningkatkan kualitas, kuantitas dan kontinyunitas sehingga harus menggunakan teknologi Smat Farming. "Sebab hingga saat ini masih belum terpenuhi permintaan pasar sangat besar baik pasar domestik maupun ekspor," ujarnya.

Sementara menurut Kadis Pertanian Ketahanan Pangan dan Holtikultura Yosep Suhayat menyebut,   kebutuhan pasar ekspor dan domestik sudah mencapai 50 hingga 60 ton perhari. Namun prodaknya masih belum surpluskarena masih keterbatasan lahan.

"Disamping itu, banyak tengkulak  yang menggunakan sistem ijon, terkadang petani merasa tertolong karena butuh hidup. Sehingga dengan program Smat Farming ini hal seperti itu harus hilang, " tandasnya.**(yf saefudin)
Share on Google Plus

About Iyep Saefudin

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment