Kota, KORSUM.NET - PLN UP3 Sumedang meminta agar masyarakat untuk tetap tenang dan selalu waspada. Dan tidak terpicu untuk melakukan aksi anarkis yang hanya menghambat dalam upaya pemulihan yang terus dilakukannya.

Hal tersebut diungkapkan oleh MB Jaringan PLN UP3 Sumedang, Shofwan Juniardi bahwa, hingga saat ini bidang transmisi PLN terus berupaya melakukan pemulihan pasca terjadi Black Out semalam. Dan untuk Kabupaten Sumedang pembebanan dilakukan hingga Senin (5/8) jam 04.00 pagi. Karena harus bergantian dengan daerah lain.

"Sebetulnya ini bukan pemadaman bergilir, tetapi nyala yang bergilir. Kemarin kan sampai black out, dengan padam yang bergilir ini, lalu dinyalakan secara bertahap sampai jam 04.00 subuh. Dan jam 09.00 tadi di beberapa wilayah Sumedang terjadi padam lagi, tetapi sebagian daerah lain nyala," ujarnya saat dikonfirmasi sejumlah wartawan di Kantor PLN UP 3 Sumedang, Senin (5/8).

Sementara untuk lamanya pemadaman di Kabupaten Sumedang, lanjut Shofwan, pihaknya belum bisa memastikan.

"Kondisi saat ini semakin membaik dan berangsur pulih. Sumedang tadi diminta untuk mengeluarkan beban 40 MW dan jam 12.00 nya diminta sekitar 20 MW. Artinya, terjadi penurunan, sehingga semakin sedikit nilai nya, semakin tidak ada pemadaman dan menunjukan gejala segera pulih kembali," ucapnya

Shofwan berharap agar masyarakat di Kabupaten Sumedang untuk  tetap tenang. Tidak terpicu untuk melakukan aksi anarkis yang hanya menghambat dalam upaya pemulihan saja.

"Ini semua bukan hal yang kami inginkan, mudah-mudahan masyarakat dapat memahami agar kami dapat fokus menyelesaikan permasalahan ini. Kami mohon doa untuk kelancaran ini. Bahkan hingga saat ini petugas dilapangan masih terus bekerja dari semalam," ungkapnya

Sementara untuk PLN UP3 Sumedang, tambah Shofwan, pihaknya kembali melakukan pemadaman listrik di beberapa daerah pada Senin (5/8), dari Pukul 09.00 - 12.00 WIB.

Sejumlah daerah tersebut tersebar di Kabupaten Sumedang dan Majalengka. Diantaranya, Kadipaten,  Jatiwangi, Jamiasih, Sawala, Dawuan, Kasokandel, Pajagan, Sinarjati, Cimalaka, Dayeuhluhur, Situraja, Paseh, Legok, Cibeureum, Bugel, Tolengas, Jatigede, Tomo, Conggeang, Buah Dua, Hariang, Wanajaya, dan sekitarnya. ** [Acep Shandy].