KOTA, KORSUM.NET - Seperti  diberitakan media ini sebelumnya terkait dugaaan  penganiayaan oleh  oknum siswa FD terhadap RST keduanya  siswa  kelas 12 di SMAN 1 Sumedang menuai tanggapan dari  Anggota  Komisi 3 pada  DPRD  Kabupaten Sumedang Bagus Nuroochmat.

Dikatakan Bagus Nurrochmat, kejadian  dugaan  penganiayaan tersebut harus  ditelusuri terlebih dahulu masalah sebenarnya supaya cepat ditangani  bersama.

"Kejadian tersebut harus dikatahui secara baik apa yang menjadi penyebab timbulnya perkelahian atau perselisihan siswa, tugas ini merupakan tugas bersama untuk cepat menanganinya." Katanya melalui WatsApp Senin (5/8).

Dikatakan Bagus ada beberapa faktor yang bisa jadi pemicunya . Mungkin diantaranya faktor Internal dari diri siswa itu sendiri yang notebene di usia 16 tahun adalah usia transisi dengan kejiwaan yang rentan untuk mencari jari diri, kemudian faktor keluarga yang melatar belakangi dalam membangun jiwa siswa seuruhnya, selanjutnya faktor sekolah dan terakhir adalah faktor lingkungan.

"Maka dari kasus ini harus ada telaahan yang serius agar tidak menjadi berkembang terhadap siswa yang lain, apalagi SMA 1 sumedang merupakan sekolah yang menjadi barometer di kabupaten sumedang. Peranan sekolah melalui konseling bersama pihak orang tua harus duduk bersama, apakah ada yang salah dalam mendidik". Tambahnya.

"Saya punya keyakinan karena kasus ini masih terbilang jarang terjadi, tapi bisa menjadi virus yang cepat menjalar dikalangan siswa. punishment terhadap kesalahan memang harus ditegakkan tapi punishment yang bisa mendidik bukan untuk mengorbankan secara mental siswa itu sendiri. Setiap sekolah pasti sudah mempunyai aturan pada saat siswa masuk ke sekolah pasti sudah disosialisasikan apa saja yang kewajiban yang patut diikuti dan hukuman apa saja apabila terjadi pelanggaran". Harap Bagus.

"Kami hanya berharap kejadian ini sudah cukup kali ini saja. Mereka adalah generasi penerus bangsa dan asset Sumedang di masa yang akan datang." Pungkasnya