Jalan Rusak, TPSA Mangkrak

PAMULIHAN, KORSUM.NET-Akses jalan menuju Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Desa Cijeruk Kecamatan Pamulihan kondisinya makin rusak parah. Padahal, perbaikan jalan itu kewajiban Pemda Sumedang atas adanya pembangunan TPSA tersebut.

Warga Cijeruk Edi mengaku kesal karena jalan itu tak kunjung diperbaiki. Akibatnya kata dia, pembangunan TPSA dari dana pusat tersendat yang hingga kini kondisinya masih mangkrak seolah tak ada progres.

Keluh-kesahnya warga itu dirasakan juga Kades Cijeruk Bastaman. Di kantornya, Senin (14/8) menyebut, jalan itu bukan lagi kewenangan desa karena adanya TPSA. Kini jalan itu menjadi kewenangan Pemda.

Janji Pemda sekitar Juli bahwa jalan akses ke TPSA akan diperbaiki kata dia, Namun hingga Agustus ini, masih tak kunjung datang ada perbaikan.

"Tentu masyarakat kesal dengan janji Pemda seolah tak pasti sehingga dianggap pembangunan TPSA tak punya progres. "Boro-boro TPSA itu berfungsi, jalan aksesnya juga hararese dibangun," tandasnya.

Kades mengaku sudah mengamankan kebijakan masyarakat yang sudah rela wilayahnya dijadikan tempat pembuangan sampah, meski nantinya akan berdampak menghirup bau tak sedap akibat sampah.

Namun progres TPSA belum jelas, padahal dipastikan pembangunannya tidak cukup 2 tahun. Saat ini kades jadi sasaran pertanyaan masyarakat terkait masih amburadulnya kondisi jalan itu.

Ditempat terpisah, Kabid Sampah dan Pertamanan BLH Ayuh Hidayat menyebut, progres pembangunan TPSA merupakan tanggungjawab Kementrian PU yang saat ini baru tahap pertama yaitu TPSA-nya saja.

Sementara untuk IPLC (limbah cairan sampah) belum dibangun karena masih menunggu kewajiban Pemda Sumedang terkait rehabilitasi jalan akses ke TPSA yang saat ini masih belum dilaksanakan.

Rehab jalan itu salah satu tuntutan masyarakat yang setuju adanya TPSA, terlebih jika semua jalan di desa itu diperbaiki. Meski Kementrian PU sudah anggarkan tapi kewajiban Pemda belum dilaksanakan.

"Tahun ini sudah dianggarkan Rp 4,2 miliar, bahkan sedang proses lelang di PUPR. Program ini diwajibkan sukses karena ditarget tahun 2021 TPSA itu harus berjalan," tandas dia dikantornya, Selasa (15/8).

Keterangan Plt Kadis PUPR Bambang Rianto diruang kerjanya, Rabu (14/8) menyebut, proses tender pembangunan jalan di Desa Cijeruk sudah beres dan dimenangkan oleh PT. Putra Kencana.

Namun belum ditetapkan karena masih ada proses sanggah sehingga SPK-nya  belum diteken."Sampai hari ini belum ada kegiatan di lokasi tapi mungkin segera akan dilakukan karena warga sudah menunggu,"katanya.**

Posting Komentar

0 Komentar