KOTA, KORSUM.NET - Dari 23 loket layanan yang ada di Mall Pelayanan Publik yang bermasalah pada beberapa waktu lalu itu hanya layanan Disdukcapil Kabupaten Sumedang. Sedangkan 22 loket lainnya berjalan normal.

"Seperti Masalah antrian sampai ke jalan sekarang hal tersebut tidak terjadi lagi. Sebab antrian online sudah dibuka dari pukul 06.00 wib (2 jam sebelum jam mulai pelayanan) dan antrian via mesin antrian dibuka mulai jam 07.30 pagi. Jadi tidak ada antrian sampe ka jalan di jam kritis menjelang MPP buka,"jelas Kepala Seksi Perencanaan Penanaman Modal pada DPMPTSP Kabupaten Sumedang Enang Lukmanul Hakim ke Media ini.

Dikatakan Enang, Konsekwensi dari disatukannya pelayanan disatu tempat sekali lagi diantaranya adalah masalah antrian. Hal tersebut  teratasi dengan antrian online dan manual.

"Per tanggal 25 Agustus 2019 yang download aplikasi pendaftaran online MPP sebanyak 2.330 user. Traffic masih segitu. Jadi kalau Disdukcapil Kabupaten Sumedang yang bermasalah belum tentu masalahnya jaringan ke internet nya bisa jadi server Disdukcapil atau jaringan di server farm nya Disdukcapil,"katanya.

Ia melanjutkan, Pelayanan di semua loket tidak ada masalah kecuali loket Disdukcapil Kabupaten Sumedang. Bahkan kemarin mulai pukul 08.00-12.00 WIB sudah mencoba memblokir penggunaan youtube/streaming untuk antisipasi masalahnya dari sana, hasilnya tetep jaringan Disdukcapil masih ada troubel.

"Kemarin sudah dicoba dicari permasalahannya dengan pihak vendor. Dan sudah meminta kontak PIC tim IT dari pihak Disdukcapil. Kang arief CS selaku vendor kemarin dari pagi terus berkomunikasi dengan pihak tim Disdukcapil dan yang jelas bukan masalah internet tidak dibayar. Terbukti layanan di loket lainnya selain Disdukcapil  tidak ada masalah,"tegasnya.

Enang menjelaskan, Kalau alasannya penggunaan wifi oleh pengunjung, tim IT kami sudah membagi membuat limit penggunaan wifi sehingga tidak akan mengganggu jatah penggunaan internet untuk pelayanan.

"Saran dari pihak vendor kami server disduk dipindah ke MPP buat traffic nya jadi lokal," pungkasnya.