KOTA, KORSUM.NET-Didalam Pelaksanaan Upacara HUT RI ke 74 yang dilaksanakan tadi pagi,  Sabtu (17/8) di Alun alun Sumedang dinilai kinerja Protokoler kurang sigap. Pasalnya, Tamu undangan yang hadir tidak sedikit yang berdiri karena minimnya fasilitas kursi.
   
"Penataan tempat untuk tamu undangan tidak tertata rapih, tamu dari mana saja pun bisa duduk seenaknya tepatnya siapa cepat itu yang dapat kursi duduk. Atas hal itu, dampaknya tidak sedikit pejabat,  anggota dewan dan yang lainnya berdiri,"ungkap Agus Suhendi Ketua Ormas Laskar Merah Putih Sumedang saat dikonfirmasi Korsum. Net, Sabtu (17/8).
   
Selain itu, kata Agus, penempatan paduan suara tidak elok untuk dilihat. Karena paduan suara di tempatkan di jalan yang jalan tersebut akan di lalui oleh pasukan pengibar bendera sangsaka Merah Putih.
   
"Apakah tidak bisa untuk menyediakan tempat khusus untuk paduan suara? Ketika Pelaksanaan pengibaran bendera, tim paduan suara harus minggir dulu diatas trotoar karena pasukan pengibaran bendera Merah Putih akan melintas,"ujarnya.
   
Dikatakan Agus, ini kan acara kenegaraan, Upacara HUT RI ke 74 yang sangat sakral sepertinya kurang  persiapan dari panitia,  Kan sudah jelas di Peraturan Pemerintah Republik Indonesia  Nomor 62 Tahun 1990 tentang Ketentuan Keprotokolan Mengenai Tata Tempat, Tata Upacara dan Tata Penghormatan.**