Sumedang Utara, KORSUM.NET-Pemerintahan Desa Kebonjati, Kecamatan Sumedang Utara, memastikan tidak mengambil sepeser pun uang hasil dari sumbangan masyarakat yang berqurban.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Desa Kebonjati, Dedi Daryono bahwa, pihaknya tidak sepeser pun mengambil uang dari hasil sumbangan warga yang berqurban tersebut. Adapun mengenai sumbangan tersebut, sebenarnya itu sudah ada dari zaman kepala Desa Kebonjati sebelumnya sudah ada.

"Jadi sumbangan ini, sebenarnya sudah ada dari sebelum saya menjabat sebagai kepala Desa. Bahkan menurut para perangkat desa sudah ada Peraturan Desa (Perdes) terkait itu. Dan saya atau pemerintah desa tidak sepeser pun mengambil uang tersebut," ujarnya saat dikonfirmasi KORSUM.NET di Kantor Desa Kebonjati, Jumat (16/8).

Lebih lanjut Dedi menuturkan, terkait surat edaran permohonan sumbangan tersebut, merupakan permintaan para RT, untuk mempertegas terhadap masyarakat yang berqurban. Dan surat edaran tersebut juga sifatnya tidak memaksa atau sukarela.

"Jadi sebelum keluar Surat edaran itu, kita disini bersama perangkat desa dan para RT dan RW mengadakan rapat terlebih dahulu. Jadi edaran itu tidak ujug ujug saya keluarkan, tapi melalui musyawarah terlebih dahulu, dan surat edaran itu permintaan para RT untuk mempertegas, ketika mereka ke masyarakat," ujarnya

Adapun uang yang terkumpul dari sumbangan masyarakat yang berqurban tersebut, sambung Dedi, itu dikembalikan lagi ke RT, untuk dijadikan Kas RT.

"Jadi waktu sumbangan itu terkumpul di RT, dikumpulkan di Bendahara Desa untuk di data, dan setelah itu uang tersebut dikembalikan ke RT masing masing, sesuai dengan uang yang terkumpul disetiap RT nya. Kalau ditotal dari 15 RT ada Rp. 890 ribu dan sekarang uangnya ada di RT masing masing," tandasnya

Dedi menambahkan, pihak desa tentunya tidak berani meminta sumbangan ke masyarakat kalau tidak ada dasarnya.

"Saya mana mungkin meminta sumbangan kalau tidak ada dasarnya dan tanpa musyawarah terlebih dahulu. Justru sebaliknya saya saat ini sedang berupaya untuk terus meningkatkan perekonomian masyarakat desa Kebonjati," tandasnya

Sepertinya diberitakan KORSUM.NET sebelumnya bahwa Masyarakat Desa Kebonjati Kecamatan Sumedang Utara, dikagetkan dengan adanya surat edaran dari Pemerintah Desa yang meminta sumbangan dari masyarakat yang hendak melaksanakan Qurban. Selain itu dalam surat edaran tersebut juga ditentukan tarip yaitu Rp. 20 ribu untuk masyarakat yang akan Qurban Kambing atau Domba, sedangkan untuk yang berqurban Sapi dikenakan tarip Rp. 50 ribu. **