KOTA, KORSUM.NET - Ribuan warga Kabupaten Sumedang , Jawa Barat, menggelar Pawai Ta'aruf dalam rangka semarak tahun baru Islam 1 Muharram 1441 Hijriah, Sabtu (31/8/2019).

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Sumedang ini start di alun-alun Sumedang, Jl Soeria Atmadja, Kelurahan Regol Wetan, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang.

Bupati Sumedang , H Dony Ahmad Munir, Plt Kepala dinas Pendidikan H. Dian Sukmara didampingi Kabid Sapras Eka Ganjar dan Kemenag Sumedang H. Hasen melepas perserta pawai.

Pantauan Korsum.net, pawai yang diikuti sekitar 6000 perseta, melewati alun-alun, kemudian memutar ke Bunderan Alamsari, Rancapurut dan kembali ke titik star Alun-alun Sumedang , untuk selanjutnya menikmati nasi tumpeng  yang  di sediakan peserta dan panitia.

Para peserta pawai mengenakan pakaian sedemikian rupa, ada mengenakan gamis, jubah dan pakaian adat Sumedang. Para peserta pawai juga tampak membawa bendera merah putih serta beberapa pernaik-pernik lainnya yang identik dengan nuansa Islam.

Pawai tersebut juga dimeriahkan dengan iring-iringan musik tradisional rebana oleh para perserta pawai, mulai dari titik star hingga kembali finish.

Ketua Panitia, H. Endang Hasanudin menyebutkan ribuan peserta yang terlibat dalam pawai tersebut terdiri dari. Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Sumedang , puluhan sekolah se-Kecamatan Sumedang  dari  mulai  tingkat Paud, TK, SD hingga SMA/SMK, puluhan majelis taklim dan remaja masjid, sejumlah ormas Islam dan komunitas masyarakat di Sumedang .

"Setiap kelompok peserta pawai, membawa spanduk kemudian berjalan sesuai dengan rute yang telah ditentukan oleh panitia dan kembali ke titik star," katanya.

Sementara itu H Dony Ahmad Munir dalam sambutannya sebelum melepas peserta pawai mengatakan, kegiatan ini dilaksanakam sebagai bentuk syiar Islam atau merefleksi peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Kota Mekkah ke Madinah.

"Tahun Baru Islam merupakan hari yang bersejarah bagi umat Islam di seluruh dunia, sehingga perlu kita refleksi kembali, dan semoga apa yang kita lakukan hari ini dapat bernilai ibadah disisi Allah SWT," katanya.

Ia berharap, dengan peringatan tahun baru Islam ini, masyarakat semakin sadar bahwa tahun baru Islam atau Hijriah perlu disyiarkan sebagai bentuk penguatan syariat Islam di tengah kehidupan masyarakat.

"Mari kita berhijrah, melakukan perubahan pada diri kita, dengan berusaha mengintrospeksi diri atau mengevaluasi diri kita semua. Jika apa yang kita lakukan selama ini belum baik, mari kita perbaiki tahun ini, jika belum maksimal mari kita tingkatkan, demi pembangunan daerah," tuturnya.**