Tangkal Radikalisme di Sumedang Dandim Lakukan Pembinaan Komsos Pada Aggota dan Tokoh Masyarakat

KOTA, KORSUM.NET - Untuk mencegah Radikalisme/Sparatisme di wilayah Kabupaten Sumedang, Kodim 0610 Sumedang gelar Pembinaan Komunikasi Sosial (KOMSOS) terhadap Anggota dan PNS kodim Sumedang serta Perwakilan Tokoh Masyarakat. Bertempat di Aula Kodim 0610 Sumedang, Selasa Pagi (27/8/2019).

Turut hadir hadir dalam Kegiatan Pembinaan Komsos Cegah Tanggal Radikalisme tersebut diantaranya Kasdim 0610 Sumedang Mayor Inf Anang Pramudyanto S.Sos, para Pasi dan Para Danramil  serta Perwakilan anggota dan PNS Kodim 0610 Sumedang dan Perwakilan Tokoh Masyarakat dari Masing-masing koramil di jajaran Kodim 0610 Sumedang.

Dalam sambutannya, Dandim 0610 Sumedang Letkol Arh Novianto Firmansyah S.E.,M.Tr (Han) menyampaikan melalui kegiatan yang dilaksanakan ini bertujuan untuk menjalin komunikasi sosial yang harmonis untuk meningkatkan tali silaturahmi prajurit Kodim 0610 Sumedang, dengan komponen masyarakat dalam rangka mewujudkan cegah tangkal radikalisme, separatisme.

Sesuai tema yang diusung, “ Melalui pembinaan komsos cegah Tangkal Radikalisme/Sparatisme Kita perkokoh mentalisme dan pemahaman Idiologi Pancasila guna mencegah ancaman bahaya Radikalisme/sparatisme dalam rangka mewujudkan alat juang pertahanan yang tangguh”.

Radikalisme itu terdiri dari radikal kanan, radikal kiri dan radikal lainnya yang dapat menimbulkan pengaruh atau dampak yang sangat besar terhadap idiologi negara kita.

Kegiatan Komsos ini juga untuk meningkatkan pengawasan dan cegah dini masyarakat terhadap kelompok Radikalisme/Separatisme terutama yang sudah dilarang. Sedangkan kepada anak muda, jangan mudah terpengaruh terhadap isu-isu yang tidak benar dan diharapkan bisa membangun bangsa dan negara sehingga lebih maju, aman dan sejahtera. Tambahnya.

“Sebagai aparat Negara yang membidangi keamanann, keberadaan TNI di Sumedang, untuk menciptakan keamanan di tengah masyarakat juga tidak terlepas dari partisipasi masyarakat itu sendiri” ucapnya.

“Kita wujudkan saling pengertian dan pemahaman tentang peran, fungsi dan tugas masing-masing, bahkan diharapkan mampu mewujudkan suatu kemampuan komponen bangsa dalam ikut mengantisipasi serta mencegah terhadap muncul dan masuknya paham Radikalisme, Separatisme dalam perkembangan kondisi sosial yang pesat,” Imbuhnya.

Kita berharap agar masyarakat Kabupaten Sumedang terhindar dari sikap radikalisme yang yang tidak sesuai dengan idiologi negara kita yang dapat menggangu jalanya  roda pemerintahan. Pungkasnya.**

Posting Komentar

0 Komentar