Kota, KORSUM.NET - Bertempat di Balai Desa Bongkok, Kecamatan Paseh, Kabupaten Sumedang, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kantor Cabang Sumedang melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pemerintah Desa Bongkok, Rabu (18/9).

"Penandatanganan MoU tersebut terkait dengan ditunjuknya Desa Bongkok, menjadi Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang ke 5 di Kabupaten Sumedang yang sebelumnya terdapat desa Karyamukti, Citimun, Sukawening dan Wargaluyu," ungkap Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sumedang Rizal Dariakusumah saat diwawancarai, Jumat (20/9).

Dengan ditunjuknya Desa Bongkok, kata Rizal, adalah menjadi desa sadar jaminan sosial ketengakerjaan diharapkan seluruh masyarakat pekerja di Desa Bongkok dapat terlindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan.

"Selain Dilakukan penandatanganan MoU juga dilakukannya sosialisasi kepada RT, RW, LPM, BPD, Kader Posyandu, Kader PKK dan Linmas," sebutnya.

Rizal berharap, dengan adanya sosialisasi ini seluruh masyarakat dapat terinformasikan mengenai program-program BPJS Ketengakerjaan.

"Program tersebut meliputi Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kematian (JKM) dan Jaminan Pensiun (JP). BPJS Ketengakerjaan sendiri hadir melalui programnya untuk melindungi resiko-resiko kerja, yang mana resiko-resiko tersebut tidak hanya dapat terjadi di perusahaan ataupun pabrik-pabrik besar, tapi resiko tersebut juga dapat terjadi di desa," Imbuh Rizal

Rizal juga menjelaskan, bahwa  program-program yang dimiliki BPJS Ketenagakerjaan sejalan dengan Visi Kabupaten Sumedang yaitu Sumedang SIMPATI yang salah satunya menjadikan masyarakat Sumedang yang Sejahtera.**