KOTA, KORSUM,- Dengan maraknya informasi tentang situasi dan kondisi ditanah papua, Kodim 0610/Sumedang berupaya untuk memberikan dukungan moriil dengan cara mendatangi sadara-saudara kita yang berasal dari Papua yang saat ini berada di kabupaten Sumedang.

Dandim 0610/Sumedang Letkol Arh Novianto Firmasyah S.E.,M.Tr (Han) memerintahkan Staf terkait untuk "mengecek dan meyakinkan bahwa saudar kita yang berasal dari Papua benar-benar aman dan dalam kondisi baik". Senin Pagi (2/09/2019)

Upaya ini dilakukan agar mereka tidak terpengaruh oleh isu-isu yang saat ini terjadi ditanah kelahirannya Papua, dan kita harus memberikan rasa aman kepada meraka yang tinggal di Sumedang sehingga moriilnya tetap tinggi tetap beZrsemangat dan tetap menyatu dengan warga pribumi. Ucap Novianto.

Kami pihaknya, Kodim Sumedang setelah melakukan pendataan, memang terdapat warga papua yang saat ini bertempat tinggal di sumedang.

Menurut hasil data yang diperoleh, setelah dilakukan pendataan oleh staf bentukan kami Tim Penerangan Kodim dibawah Pimpinan Sertu Wanda, melaporkan bahwa ade-ade kita dari papua  diantaranya Mahasiswa di IKOPIN, TARUNA PRAJA IPDN dan pelajar di beberapa SMA seperti di SMAN 1 Sumedang dan SMAN Tanjungsari. Tambahnya.

Aninda, Salah satu siswi pelajar SMAN 1 Sumedang asal Papua ini mengaku sangat senang bisa belajar di sumedang.

"Selama dirinya bersama kawan-kawan dari Papua yang lainnya senang belajar di SMAN 1 Sumedang" Ucap Aninda

Karena pengajarnya baik-baik, kawan disinipun sangat baik-baik kepada kami, tidak ada jarak terhadap kami, pemerintah Indonesia dan Sekolah sangat sayang kepada kami. Imbuhnya.

Serta Aninda dan kawan-kawan menyatakan "Kami Cinta Indonesia, Bangga Menjadi Anak Indonesia, Walau Berbeda Suku, Agama, Bahasa, Tetapi Kita Tetap Bersatu, Bhineka Tunggal Ikka, Satu Bangsa, Satu Indonesia".

Dan yang lebih mengagumkan mereka mengajak kepada kita untuk bergandengan tangan untuk "NEGERI INDONESIA" dan menyerukan ajakan damai Indonesia untuk bersatu. Sambil meneriakan Yel yel "INDONESIA JAYA, INDONESIA JAYA, INDONESIA JAYA, NKRI HARGA MATI". Pungkasnya.**