JAKARTA, KORSUM.NET - Merajut Kebhinekaan dalam bingkai NKRI sebagai wujud optimalisasi peran Kejaksaan RI di bidang ketertiban dan ketentraman umum, program jaga negeri bagian dari kontribusi jajaran bidang Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) sebagai bentuk pencegahan dalam penegakan hukum.

Bagian dari Program Jaga Negeri untuk mengawal penegakan hukum di pelosok desa, dibentuk program Jaga Desa dalam rangka pemberdayaan masyarakat desa untuk menuju desa mandiri. Nah, berbagai kegiatan dalam program Jaga Desa telah dilakukan jajaran Kejaksaan Negeri di seluruh Indonesia.

Salah satu program kegiatan itu dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat dengan cara touring, menunggangi sepeda motor saat menyambangi beberapa desa di kabupaten terluas kedua di Jawa dan Bali ini.

"Kegiatan Kejari Sukabumi melalui komunitas Motor Naon Wae (Monowa), Adhyaksa Motorcycle Touring ketika menemui warga Desa untuk penyuluhan hukum bagian dari program Jaga Desa dalam rangka pemberdayaan masyarakat desa untuk menuju desa mandiri," kata Jamintel Jan S Maringka, Jakarta, Minggu (8/9/2019).

Jan Maringka menambahkan jaga desa merupakan program ungulan jajarannya, dengan penguatan sinergitas bersama Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDT) dan Kementerian atau lembaga terkait agar Sumber Daya Manusia (SDM) desa berkwalitas dan perekonomian desa kuat.

"Sehingga Kejaksaan turut serta berkonstribusi dalam percepatan mewujudkan nawa cita ke -3 dari kabinet kerja 'menjaga desa terjaga NKRI' 'membangun desa berarti kembangun Indonesia' dengan begitu program jaga desa menjadikan Kejaksaan tempat yang nyaman bagi masyarakat desa,“ ucap mantan Kepala Kejati Sulawesi Selatan ini.

Sementara Yusuf, selaku Direktur B pada Jamintel menambahkan sejak digulirkan program jaga desa, jajaran kejaksaan telah melangkah dalam sosialisasi penegakan hukum sebagai bentuk pencegahan dan juga pemberdayaan masyarakat desa.

"Kalau kegiatan yang dilakukan kawan kejari Sukabumi ini terbilang unik, mungkin kali pertama dilakukan jajaran kejaksaan  dengan menyambangi desa-desa dengan sepeda motor, sembari touring," ucap Yusuf.

Sementara itu Kepala Kejari Alex Sumarna mengatakan kegiatan yang dilakukan jajaran korps adhyaksa dibawah komandonya di Desa Semplak, dan Prianganjaya, Kecamatan Sukalarang, pada akhir pekan ini, Jumat 6 september 2019.

"Kegiatan diantaranya penyuluhan hukum dalam rangka program Jaga Desa ini dilaksanakan supaya jaksa bisa menjadi sahabat masyarakat. Saya beserta jajaran berkunjung ke desa menggunakan sepeda motor supaya bisa bertemu langsung dengan masyarakat dan bisa mengetahui secara langsung permasalahan yang ada di masyarakat,” kata Alex.

Pihaknya juga bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dengan mengadakan perekaman e-KTP yang dipusatkan di aula Kantor Desa Semplak.

“bersama disdukcapil sebagai wujud rasa kepedulian kami supaya masyarakat yang belum membuat KTP bisa dilayani langsung. Alhamdulillah, dari pagi ramai sekali yang perekaman e-KTP,” imbuh mantan Kajari Mikika, Papua ini.

Lanjut dia, melalui penyuluhan ini diharapkan kades dan perangkatnya memahami pemanfaatan serta pengelolaan keuangan desa.

“Bila ada yang mau konsultasi, silakan. Kami siap memberikan pendampingan dalam merealisasikan dana desa tahun ini melalui Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D),” tandas Alex