SDN Cisalak IV Sudah Lapuk Dibiarkan, SDN Tegal Kalong Terus Dibangun


KOTA, KORSUM.NET-SDN Cisalak IV Desa Cisalak Kecamatan Cisarua kondisi bangunan sangat menghawatirkan, tiga ruangan kelas akan roboh karena sudah rapuh, sehingga siswanya digilir masuk pagi dan siang karena ruangan kelas yang sangat terbatas.

Menurut Kepala Sekolah SDN Cisalak IV Iar mengatakan bahwa sekolahnya belum direhab berat hingga kini, dan menurut informasi yang diterimanya akan di bangun tahun 2020 karena menunggu giliran.

“Saya tidak mengada-ngada, memang benar SDN Cisalak IV sampai saat ini belum direhab, hanya baru masuk daftar saja, bahwa tahun 2020 nanti katanya akan dibangunnya, dan kondisi tiga ruangan tersebut sudah tidak terawat,” jelasnya saat dikonfirmasi melalui pesan WhatApps Kamis (12/9).

Dilain tempat, sebaliknya, SDN Tegal Kalong Kecamatan Sumedang Utara saat ini sedang direhab dengan nilai kontrak dua ratus lima puluh enam juta rupiah, dengan kondisi gedung sekolah yang megah dua lantai.

“Kami sedang merehab menggganti genteng dan atap nantinya menggunakan bajaringan dikerjakan dengan swakelola oleh pihak sekolah, dan anggaranya kurang lebih dua ratus lima puluh enam juta rupiah, usulan tahun 2018” kata Ketua Pantia Pembangunan Sekolah (P2S) SDN Tegal Kalong Bu Mimih Tarlih.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana pada Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang Eka Ganjar membenarkan bahwa SDN Tegal Kalong sedang direhab. “Benar SDN Tegal Kalong sedang di rehab, mengganti genteng dan yang lainnya dengan anggaran kurang lebih Rp.256 juta rupiah. Dan SDN Cisalak IV pun benar belum direhab. Atas hal tersebut, dari mulai tahun 2018 usulannya itu melalui aplikasi Krisna, nanti dari Pemerintah Pusat disandingkan dengan Dapodik. Yang jadi persoalan kondisi dilapangan beberapa sekolah tidak mengupdate data Dapodik,”katanya saat dikonfirmasi media ini melalui telepon genggamnya.

Bagi sekolah, kata Eka, yang kondisi bangunannya rusak berat dan tidak meng Update di Dapodik maka secara otomatis akan ke Delete, artinya pihak sekolah harus terus meng Update nya. Dan permasalahan ini bukan hanya di Kabupaten Sumedang saja bahkan menjadi permasalahan Nasional.

“Untuk tahun 2020 nanti sudah terkondisikan dan pihak Dinas Pendidikan terus membina dan mensosialisasikan bagi sekolah yang mau mengusulkan tolong di cek and ricek ke Dapodiknya, Dapodik itu bukan hanya soal sapras saja melainkan masalah mutu, sertifikasi, maka ketika sekolahnya dimasukan rusak berat akan berpengaruh terhadap sekolah tersebut,” tandasnya.


Posting Komentar

0 Komentar