KOTA, KORSUM.NET-Bupati Sumedang, H Dony Ahmad Munir melalui Kabag Humas dan Protokol Setda Sumedang, memberikan klarifikasi atas ketidak hadiranya saat demo Orang Terkena Dampak (OTD) Pembangunan Waduk Jatigede, di Pintu Gerbang Masuk Kawasan IPP Setda Sumedang, Rabu (4/9).

Adapun kunjungan kerja Bupati bersama beberapa anggota DPRD ke beberapa daerah di wilayah Barat, Rabu 4 September 2019, telah terjadwalkan jauh hari sebelumnya.

Menurut Kabag Humas dan Protokol Setda, H. Asep Tatang Sujana bahwa, selain untuk mengecek pelaksanaan pembangunan infrastruktur yang sudah mulai dikerjakan di pelosok daerah, kunjungan kerja juga difokuskan untuk melihat lebih dekat berbagai potensi unggulan yang ada di Kabupaten Sumedang.

Adapun aksi unjuk rasa, sudah ada perwakilan dari Pemkab Sumedang yang sudah menemui OTD dan menerima segala tuntutan yang disampaikan.

Dengan hadirnya anggota DPRD bersama Bupati di lapangan diharapkan kebijakan yang akan diambil mendapat dukungan dari unsur legislatif yang pada intinya bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Diharapkan pula, dengan kunjungan kerja tersebut segala aspirasi yang disampaikan warga dapat langsung sampai ke Anggota DPRD.

Kegiatan tersebut jauh-jauh hari sudah diagendakan oleh kedua belah pihak, eksekutif dan legislatif, yakni saat pelantikan Anggota DPRD beberapa waktu lalu. Termasuk esok harinya, Kamis (5/8), rombongan akan berkunjung ke beberapa lokasi sekitar Jatigede dengan agenda yang sama.

Hampir di semua tempat tujuan yang dihadiri warga kesempatan tersebut  dimanfaatkan Bupati untuk bercengkrama dengan warga terutama terkait dengan kebutuhan masyarakat.

“Banyak warga yang minta jalan diaspal. Jadi saya segera koordinasi dengan dinas terkait memastikan kalau pengerjaannya sudah dianggarkan. Begitu juga DPRD sudah langsung menyerap aspirasi warga,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, lanjut Asep, Bupati berkesempatan meninjau ruas Jalan Gudang - Cijambu Tanjungsari setelah sebelumya meninjau ruas Jalan Tol Cisumdawu di Pamulihan dan Rancakalong.

Kepada pejabat yang mendampinginya, Bupati meminta untuk mencatat kebutuhan masyarakat yang telah disampaikan di setiap lokasi kunjungan.

"Seperti di Cilembu yang akan menjadi Kawasan agrowisata, kita inginkan fasilitasnya dibenahi. Mulai dari irigasi, infrastruktur jalan, sarana pertanian dan lainnya," kata Bupati," tandasnya

Sementara itu para pengunjukrasa membubarkan diri pada Pukul 16.00 setelah ada kesepakatan dengan Asisten Daerah Pemerintahan pada Setda Sumedang, Endah Kusyaman.

"Tadi sudah sepakat dengan para pengunjukrasa, bahwa hari Selasa (10/9), Pa Bupati berjanji akan menemui para pengunjukrasa," ucapnya singkat. **