Cibugel, KORSUM.NET - Dampak longsor yang terjadi 8 bulan yang lalu di Dusun Sukamaju Desa Jayamekar, mengakibatkan putusnya saluran irigasi yang berdampak cukup besar. Sehingga kurang lebih 200 hektar sawah yang berada di diwilayah Desa Cibugel tidak mendapatkan pasokan air.

Penjabat Kepala Desa Cibugel, Anggon Rahmat mengatakan, akibat terdampak longsor tersebut, saat ini para petani tak bisa lagi menggarap sawahnya untuk ditanami padi.

"Ada sekitar 200 hektar sawah yang berada di diwilayah desa cibugel tidak mendapatkan pasokan air. Akibatnya para petani tidak bisa menggarap sawahnya," terangnya

Rachmat berharap, pemerintah Kecamatan Cibugel,  Dinas terkait, Pemerintah Kabupaten Sumedang, terutama pak bupati, untuk membantu para petani yang tidak bisa menggarap sawahnya saat ini.

"Saat ini kami membutuhkan alat berat dan pipa untuk saluran air supaya bisa mengairi sawah. Sehingga pada musim tanam tahun ini kami bisa kembali menggarap sawah kami," harapnya

Rachmat menambahkan, waktu kejadian longsor 8 bulan yang lalu, sudah ada dari pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang, yang meninjau ke lokasi kejadian.

"Mudah mudahan ada solusinya, agar masyarakat bisa kembali bertani," tandasnya. **