Rancakalong, KORSUM.NETPemerintah Kecamatan Rancakalong terus berupaya menekan angka stunting. Salah satunya dengan memberikan bantuan usaha bagi KK Stunting, sebagai upaya untuk peningkatan gizi.

Menurut Camat Rancakalong, Ili S.Sos mengatakan, dalam rangka pencanangan penanganan stunting di Kecamatan Rancakalong, pihaknya memberikan bantuan usaha sampingan untuk dikonsumsi sendiri dalam rangka peningkatan gizi keluarga stunting.

"Pencanangan program Rancakalong berbagi ini dalam rangka penanganan stunting. Dimana sumber dana, merupakan partisipasi dari ASN dan masyarakat Rancakalong. Dan kegiatan akan dilaksanakan setiap tgl 17, sementara pada pencanangan bulan September ini, dana yang terkumpul mencapai Rp 1,8 juta," ujarnya pada KORSUM.NET, Selasa (17/9).

Adapun bentuk bantuannya, sambung Ili, yaitu sebanyak 50 log dan tanaman dalam pot untuk 2 KK
di Desa Sukahayu. Dan rencananya akan diberikan juga bantuan serupa di desa Nagarawangi dan Pangadegan.

"Untuk saat ini bantuan tersebut diprioritaskan untuk membantu kk stunting. Selain itu penerima bantuan dianjurkan untuk memelihara ayam petelur/puyuh, dan di halaman rumahnya kita juga anjurkan ditanami cebe, tomat dan lain lain, untuk pemenuhan kebutuhan sendiri," ucapnya

Sementara untuk jumlah KK Stunting di Rancakalong, lanjutnya lagi, data sementara mencapai ratusan yang tersebar di semua desa se Kecamatan. Dan saat ini masih diverifikasi oleh pihak Puskesmas.

"Kita terus berupaya menekan angka tersebut, salah satunya dengan memberikan bantuan usaha. Selain itu juga agar program ini terus berlanjut, pihaknya selalu melakukan evaluasi dan penyampaian informasi perkembangan donasi untuk KK miskin. Saya berharap kualitas kesehatan/gizi keluarga masyarakat Rancakalong dapat terus meningkat termasuk KK stunting," pungkasnya. **