Kota, KORSUM.NET -Sekitar 159 atlet yang berasal dari 20 negara, yakni Indonesia, Nepal, Fuhpma, Britania Raya, Rusia, Swiss, lndia, New Zealand, Belgia, Vietnam, Cina, Korea, Hong Kong, Thailand, Venezuela, Hungaria, Ceko, Bulgaria, Jepang, Spanyol, dan Zambia dipastikan akan bertanding di ajang West Java Paragliding World Championship dan Culture Festival Sumedang, yang akan digelar mulai tangga 22 - 27 Oktober 2019.

Pembukaan kejuaraan yang baru pertama kali digelar ini, melibatkan ribuan seniman asal Sumedang yang menampilkan kesenian asli Sumedang, seperti Tari Umbul, Kuda Renggong, Pencak Silat, dan seni Songah. Selain pada pembukaan yang digelar di Gedung Negara Sumedang, Jl Prabu Geusan Ulun, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Selasa (22/10), juga dimeriahkan atraksi akrobatik helikopter dari TNI-AU yang memukau.

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengatakan, event paragliding ini adalah sebagai konsolidasi seni dan budaya Sumedang, sekaligus mempromosikan wisata yang ada di Kabupaten Sumedang. Sehingga kita bertekad untuk menjadi "World Class Destinaton", dan pragdigling ini menjadi trigger untuk mempromosikan Sumedang ke luar negeri.

"Saya berharap, kalau orang berbicara paragliding itu Sumedang, dan Sumedang disebutkan tempat paralayang dunia," ucapnya pada sejumlah wartawan usai membuka West Java Paragliding World Championship and Culture Festival.

Selain itu kejuaraan pragliding ini, sambung Dony, adalah untuk menggerakan ekonomi, karena output dari kegiatan ini adalah untuk kesejahteraan masyarakat. Dimana dengan kegiatan ini dilaksanakan, orang akan mengeluarkan uang di Sumedang, sehingga akan meningkatkan pendapatan masyarakat Sumedang.

"Ini sebagai konsolidasi budaya Sumedang, promosi wisata dan menggerakan ekonomi masyarakat Sumedang. Alhamdulillah kegiatan ini juga memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), memecahkan rekor sebelumnya yang dipegang oleh Bali dengan 110 penerbang," ucapnya

Untuk itu Dony menghimbau, agar seluruh masyarakat Sumedang untuk bisa menunjukan sebagai tuan rumah yang baik, menunjukkan ciri khas masyarakat Sumedang, yakni ramah saat bertemu dengan tamu dan para atlet dari negara yang saat ini bertarung diajang West Java Paragliding World Championship dan Culture Festival Sumedang.

"Saya berharap masyarakat Sumedang tambah ramah, dan care (peduli) terhadap tamu negara," harapnya

Bukan hanya itu, Dony juga berharap, agar masyarakat Sumedang dapat meningkatkan pelayanannya dan bisa menjadi tuan rumah yang baik, ramah, bisa membantu para tamu apabila ada kesulitan di lapangan.

"Layani tamu kita dengan baik, karena ini akan menjadikan nilai positif, yang akan disampaikan di negaranya bahwa orang Sumedang itu ramah tamah, keseniannya bagus, sehingga orang akan tertarik berwisata ke Sumedang," tandasnya ***