Jatinangor, KORSUM.NET - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian melantik 1608 pamong praja muda IPDN Angkatan XXX, di Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang,  Jawa Barat, Kamis 31 Oktober 2019.

Dalam pelantikan tersebut Tito mengatakan akan menindak keras dan mempidanakan praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang terbukti melakukan tindak kekerasan di lingkungan kampus.

" Watak IPDN itu bukan watak militer, tetapi watak sipil, jadi tidak boleh ada kekerasan, " tegasnya.

Masih menurut Tito, kalau pun mengadopsi kemiliteran, itu hanya untuk kedispilinan saja. " Cukup dengan memberikan hukuman push up saja, jika terjadi tindak kekerasan dari senior ke junior akan saya pidanakan, "  katanya.

Lebih lanjut, mantan Kapolri ini memita kepada civitas IPDN untuk menyesuaikan kurikulum yang sesuai kebutuhan yang berkembang dan berubah waktu ke waktu.

" Jangan mengambil kurikulum yang monoton itu-itu saja, jangan sampai pelajaran tahun 1980, 1990, 2000 diteruskan di jaman ini, tidak, " ucapnya.

Menurut Tito, kita sudah tahu sekarang sudah jaman informasi, maka sistem pendidikan juga dapat menggunakan teknologi informasi untuk mempermudah, contoh E- Library,  Sekarang kita bisa berlanggananan dan mengakses buku-buku penelitian di seluruh dunia cukup dalam ruangan kecil saja.

" Ini yang perlu dikembangkan, jangan monoton, kurikulum kurikulum sperti itu padahal kebutuhannya sudaj berbeda, apalagi yang menyangkut moral dan mental, ini yang senantiasa harus  update dari waktu ke waktu, " ujarnya.

Sumber : iwo