Kota, KORSUM.NET - Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, (RPJM Daerah) adalah dokumen perencanaan pembangunan daerah untuk perioda 5 (lima) tahunan yang merupakan penjabaran dari visi, misi, dan program kepala daerah dengan berpedoman pada RPJP Daerah serta memerhatikan RPJM Nasional.

Menurut Asep Sumaryana Anggota DPRD Sumedang mengatakan RPJP Kabupaten Sumedang Tahun 2005 s/d 2025 visinya menjadi Kabupaten Argibisnis dan pariwisata." Tiga periode RPJMD atau 15 tahun sudah terlewati, tapi belum ada tanda tanda meyakinkan Kabupaten Sumedang menjadi Kabupaten Agribisnis Pariwisata," Jelas Anggota DPRD dari Fraksi PAN Rabu, (9/10/2019) via WatsApp.

Apa sebab ? Lanjut dia, sebabnya selama 3 periode RPJMD, antara visi RPJP dengan penjabaran RPJMD dalam bentuk renstra dan RKPD tidak membidik visi "agribisnis dan pariwisata".

Apa indikator sebuah daerah atau kabupaten disebut sebagai daerah pariwisata atau menjadi destinasi wisata ?

Destinasi itu tujuan, jadi harus terlihat berapa jumlah orang berkunjung ke objek wisata di Sumedang ?, atau berapa sumbangan sektor pariwisata terhadap PDRB ? Tentu masih rendah, jadi hingga saat ini Sumedang belum menjadi daerah tujuan wisata atau "destinasi wisata," Tuturnya.

Lebih jauh ia mengatakan, di RPJMD ke 4 atau periode Bupati sekarang 2018-2023 dipertegas dengan visi menjadi Kabupaten Agribisnis ditunjang oleh pariwisata dan industri yang berdaya saing tinggi, jadi jangan lupa, bahwa parawisata yang dikembangkan yang berdaya saing tinggi dan menunjang agribisnis." Apa itu menunjang ? Nah ini perlu hitungan angka angka termasuk dengan dibuat tabel Input - Output.

"Jadi saya mendukung apa kemauan Bupati bahkan mendorong karena itu tugas dan target RPJMD, terus terang saya belum tau rancana detail saudara Bupati tentang pengembangan pariwisata yang menunjang agribisnis. Semoga tidak keliru seperti RPJMD sebelumnya. Selain itu banyak destinasi wisata tetangga kita yang menarik. Tentu bukan perkara mudah membangun pariwisata yang berdaya saing tinggi dan menunjang agribisnis," Pungkasnya.

Sebelumnya Asosiasi Perusahaan Perjalanan Pariwisata Indonesia (ASITA) Daerah Jawa Barat optimistis bahwa pariwisata di Kabupaten Sumedang di bawah kepemimpinan Bupati H. Dony Ahmad Munir dan Wakil Bupati H. Erwan Setiawan dapat berkembang dan mampu menjadi kabupaten pariwisata kelas dunia.

Hal tersebut disampaikan Budi Ardiansyah selaku Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) ASITA Jawa Barat pada saat melakukan audiensi dengan Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir yang didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang Herman Suryatman di Ruang Tengah Gedung Negara, Selasa (8/10).

Budi menjelaskan, selain dalam rangka silaturahmi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang, pertemuan tersebut juga sebagai dukungan pihak ASITA terhadap pengembangan pariwisata di Kabupaten Sumedang karena melihat dari berbagai potensi yang ada.

"Saya harap ASITA dan Pemerintah Kabupaten Sumedang mampu melakukan kerjasama yang strategis terkait penyelenggaraan event-event pariwisata, dan mampu menambah wisatawan yang masuk baik luar kota, daerah provinsi maupun luar negeri," ujarnya.**