Kota, KORSUM.NET - Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang telah melaksanakan kegiatan Pengendalian Penyakit Tidak Menular ( P2TM) selama 3 Bulan yakni September - Oktober 2019. Kegiatannya meliputi Deteksi Dini Faktor Resiko PTM (DDFRPTM), dengan target usia 15-59 Tahun.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang Dadang Sulaeman didampingi Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumedang, dr. Reny Kurniawati Anton menjelaskan kepada Sejumlah wartawan Selasa 29 Oktober 2019 di Aula Dinkes Jalan Kutamaya No. 21, Kotakulon, Kec. Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Dikatakan, Petugas Puskesmas Kader yang sudah dilatih dilibatkan dalam kegiatan P2PTM di beberapa kecamatan yang ada di kabupaten Sumedang.

" Selama 3 Bulan dari Mulai September sampai Oktober sudah 15 lokasi Kecamatan, 15 Puskesmas, 75 Desa/Kelurahan di Kabupaten Sumedang," Jelasnya.

Lebih jauh ia mengatakan, pemeriksaan meliputi berat badan, Tinggi badan, Lingkar perut,Tekanan darah, Kadar gula darah, Kadar kolesterol darah (Atas indikasi). "Jumlah yang diperiksa berdasarkan jenis kelamin atau kelompok umur," Tambahnya.

Jadi kesimpulannya, lanjut Kadinkes, Prevalensi perempuan laki-laki jumlah diperiksa, Prevalensi umur muda sudah ada PTM bukan hanya penyakit orangtua atau degeneratif. "Semakin usia meningkat, prevalensi makin meningkat," Pungkasnya.