Kota, KORSUM.NET - Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sumedang yang baru dilantik, Deni Rifdriana, di gedung DPRD, Selasa (1/10), menyebut, bahan material batu dan pasir untuk proyek peningkatan jalan Cibungur Pamarisen Desa Cibungur Kecamatan Rancakalong, dipastikan tidak ada masalah.

Sebab, kata dia, pecingan atau penutupan lubang jalan oleh batu kecil dan pasir itu merupakan teknis di lapangan yang semata hanya untuk meratakan jalan dengan menutup lubang-lubang terlebih dahulu sebelum proses selanjutnya.

"Material batu dan pasir yang dikomplen warga itu tidak ada masalah karena jalan yang berlubang harus ditutup lalu diratakan sebelum dirabat beton atau di Hotmix. Terlepas jenis batunya jenis apa, karena nantinya akan tertutup oleh coran beton atau lapisan Hotmix," tandasnya.

Yang tidak diperbolehkan itu, lanjutnya, jika batu dan pasir itu dipergunakan untuk bahan baku coran beton atau Hotmix. Karena bahan material beton dan Hotmix sudah ditentukan, yakni batu khusus.

Seperti dilansir Korsum.Net sebelumnya, warga Desa Cibungur mempertanyakan proyek peningkatan jalan PU karena dinilai pengadaan bahan material untuk perbaikan jalan tersebut dianggap tidak memenuhi persyaratan.

Menurutnya, batu yang dipergunakan itu tidak layak untuk perbaikan jalan karena bukan batu koral tapi batu bekas galian Tol sehingga tidak terpisah antara batu dan pasir.**