Kota, KORSUM.NET - Belasan anak punk kembali di garuk Satpol PP Kabupaten Sumedang, mereka (anak punk) diamankan di sekitar tanjakan Cilindri, Kecamatan Cimalaka, penangkapan tersebut dilakukan atas laporan dari masyarakat.

Ada yang unik pada penangkapan anak punk kali ini, pasalnya beberapa diantara mereka kedapatan membawa selongsong peluru tajam mirip dengan jenis kaliber yang biasa digunakan senjata dalam perang dunia.

Kabid Tibumtranmas pada Satpol PP Kabupaten Sumedang, Dadi Kusnadi mengatakan, ada 12 orang anak punk yang diamankan oleh Satpol PP, menindaklanjuti dari informasi yang diberikan masyarakat.

"Untuk asesoris peluru yang mereka pakai, kita pastikan sudah tidak aktif dan hanya selongsongnya saja. Dan dari keterangan mereka, selongsong peluru tersebut, mereka beli secara online," tuturnya pada sejumlah wartawan di Kantor Satpol PP, Kamis (24/10) sore.

Para anak punk ini, sambung Dadi, berasal dari daerah yang berbeda seperti, Jawa Tengah dan Timur, Bengkulu, hingga Palembang.

"Tujuannya mereka memakai asesoris selongsong peluru, karena ingin terlihat gagah berani, apabila bergabung dengan komunitas-komunitas yang sama, di genre musik yang sama," ucapnya.

Selain selongsong peluru, satpol pp juga mengamankan, pistol mainan yang mirip dengan pistol asli. Dan apabila dilihat sepintas, oleh  masyarakat awam pasti akan mengira bahwa itu senjata asli. Karena bentuknya yang sangat mirip dengan senjata api (senpi).

Diduga selain dipergunakan sebagai korek api, pistol mainan tersebut, juga dimanfaatkan untuk tindak kejahatan.

"Setelah diperiksa lebih lanjut, senjata api yang mirip dengan revolver ini hanya berfungsi sebagai pematik api atau cricket. Tetapi karena rawan disalahgunakan, senjata api mainan tersebut turut kami amankan," tandasnya. **