Kota, KORSUM.NET - Dua pedagang asongan buah buahan Arif Surya K (27), warga Desa Puntang, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, dan pedagang asongan tahu Sumedang, Roni (37) warga Dusun Bojongloa RT 03/02, Desa Girimukti, Kecamatan Sumedang Utara. Meninggal ditempat setelah ditabrak truk pengangkut semen di jembatan Cadas Pangeran, Jalan Raya Bandung-Cirebon, Selasa (29/10), siang sekitar pukul 11.15 WIB.

Menurut Rohimat (28) warga Lingkungan Palasari, Kelurahan Kota Kulon, Kecamatan Sumedang Selatan, salah satu saksi di lokasi kejadian yang juga seorang pengamen mengatakan, kecelakaan yang merenggut dua korban tersebut terjadi saat arus lalu lintas sedang padat.

Pada saat kejadian tersebut, sambung Ruhimat, ada sebuah truk yang mogok di sekitar kawasan Cadas Pangeran, sehingga membuat arus lalu lintas dari arah Bandung menuju Cirebon dan arah sebaliknya macet.

Saat macet itulah, datang truk pengangkut semen bernopol D 9328 AE dari arah Bandung yang lajunya terlihat tak terkendali.

"Saat kejadian itu, saya sendiri tengah mengamen dan berada di lokasi, tak jauh dari tempat kejadian. Saya tidak tahu sopirnya ngantuk atau kenapa, yang saya lihat truk yang datangnya dari arah Bandung itu terlihat tak terkendali. Dan pada saat itu ada tiga pedagang asongan yang sedang berjualan di pinggir jalan, yang satu selamat karena lari ke arah belakang, sementara arif dan roni  tak sempat menghindar," ujarnya saat dikonfirmasi KORSUM.NET di kamar jenazah RSUD Sumedang.

Selain menabrak dua pedagang asongan, sambung Ruhimat, truk tersebut juga menabrak kendaraan lainnya yaitu Daihatsu Sigra bernopol E 1145 WD.

"Setelah menabrak kendaraang tersebut, truk semen berhenti dan menutupi seluruh badan jalan. Dan sebagian semen yang diangkut truk tersebut menimpa Roni, sedangkan Arif, terlindas ban truk. Ngeri, dua-duanya meninggal saat itu juga. Sementara sopir truknya melarikan diri," tandasnya.

Dikonfirmasi terpisah Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo mengatakan, kecelakaan tersebut diduga akibat kelalaian pengemudi truk jenis Mitsubishi Tronton bermuatan semen.

Kondisi medan jalan di lokasi kejadian, sambung Hartoyo, kondisinya berkelok, menurun, jalur jalan dua arah dengan marka jalan, dan dalam kondisi arus lalu lintas padat merayap karena sedang ada buka tutup arus.

"Kronologis kejadian terjadi saat truk bermuatan semen datang dari arah Bandung menuju Cirebon, ketika sampai di lokasi, truk diduga hilang kendali kemudian oleng ke sebelah kiri dan menabrak tebing Cadas Pangeran. Kemudian menabrak dua orang pedagang asongan yang berada di sebelah kiri jalan, (Dari arah Bandung)," jelasnya.

Selain itu, sambungnya lagi, truk juga menabrak kendaraan yanga berada di depanya yaitu Daihatsu Sigra bernopol E 1145 WD, sehingga kendaraan tersebut mengalami kerusakan.

"Dua orang pedagang asongan meninggal dunia di lokasi kejadian, akibat truk tak terkendali tersebut," ucapnya.

Dengan kejadian tersebut, Kapolres mengimbau, agar netizen tidak mengunggah foto atau video korban kecelakaan tanpa editing dengan cara di-blur.

"Saya imbau jangan upload foto atau video kondisi korban pasca-kejadian. Kasian kan pihak keluargannya," tandasnya.

Akibat peristiwa ini, arus lalu lintas sempat macet dari kedua arah, karena badan truk menutupi seluruh bagian jalan. Polisi yang tiba di lokasi langsung melakukan evakuasi dan menderek truk tersebut sehingga tidak menutupi badan jalan. **