Kota, KORSUM.NET - Jelang Hari Santri Nasional (HSN) yang jatuh pada hari Selasa 22 Oktober ini, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sumedang, berharap perayaan HSN bisa dirasakan seluruh lapisan masyarakat.

Selain itu, PCNU menegaskan HSN bukan hanya milik NU saja, tetapi milik seluruh masyarakat dan semua organisasi islam di indonesia.

"Jadi harapannya, HSN bisa dirasakan seluruh masyarakat. Dan kita juga pastikan HSN ini bukan milik NU saja, melainkan seluruh organisasi islam," tegas Ketua PCNU Kabupaten Sumedang, K.H. Idad Isti'dad didampingi Sekretaris PCNU Kabupaten Sumedang, Kyai. Ayi Subhan Hafas pada KORSUM.NET di Kantor PCNU Kabupaten Sumedang, Selasa (8/10).

Untuk rangkaian HSN 2019 ini, sambung K.H. Idad, berbeda dengan perayaan HSN tahun sebelumnya yang menggelar pawai taaruf yang melibatkan ribuan santri. Melainkan pada HSN 2019 ini, akan dipusatkan di seluruh Kecamatan di Kabupaten Sumedang. Dan nantinya akan digelar Kirab Resolusi Jihad yang akan dimulai dari Kecamatan Jatinangor hingga ke Jatigede dengan melibatkan 30 orang dari PCNU Kabupaten Sumedang.

"Dengan berbagai pertimbangan, HSN kali ini tidak akan melakukan pawai taaruf yang biasanya ada. Pasalnya pada tanggal 22 nanti di Kabupaten Sumedang juga akan ada event Internasional yaitu Kejuaraan Paralayang dunia. Selain itu juga pertimbangan lainnya juga selain ada Pelantikan Presiden, kita juga tidak mau mengganggu kepentingan masyarakat apabila pawai tersebut digelar, karena pastinya melibatkan ribuan santri," terangnya.

Adapun rangkaian HSN 2019 ini, sambungnya lagi, akan dimulai dengan Sina'an Al-Qur'an dan Manaqib, Kirab resolusi jihad, Lomba Mars Yalal wathon, Penebalan Mushap Al-Qur'an Satriwan/Satriwati BKPRMI, Istighotsah Akbar, Penghargaan Santri Berprestasi, Pelantikan Pengurus PCNU, Upacara HSN dan Silaturahmi santri muda NU.

"Untuk tema HSN kali ini yaitu 'Santri Unggul Indonesia Makmur'. Kenapa HSN kali ini dikonsentrasikan di seluruh Majelis Wilayah Cabang (MWC), karena kita beranggapan daripada mementingkan kuantitas, kita lebih memilih kualitas dan yang lebih penting adalah pesannya tersampaikan. Dan nantinya pada kirab resolusi jihad, isi dari panji resolusi jihad akan disampaikan ke seluruh MWC, seluruh forkopimcam dan masyarakat. Agar masyarakat di Kabupaten Sumedang mengenal sejarah resolusi jihad. Dan berharap resolusi jihad bisa diteladani oleh seluruh lapisan masyarakat," jelasnya

Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, tambahnya, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pihak Kepolisian dan TNI.

"Karena pada tanggal 20 juga ada Pelantikan Presiden, makanya kita telah berkoordinasi agar peringatan hari santri ini, bisa berjalan dengan aman dan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat. Kita juga pastikan ini bukan hanya milik NU saja, tapi semua organisasi islam," tandasnya **