Kota, KORSUM.NET - Sebuah komunitas yang beranggotakan sejumlah remaja di wilayah Kabupaten Sumedang mendirikan Komunitas Pendidikan dan Sosial (Pensil).

Berdirinya Komunitas ini, berawal dari kepedulian sejumlah remaja terhadap dunia pendidikan dan sosial, komunitas ini dibentuk sebagai upaya untuk menciptakan sebuah pembaharuan di bidang pendidikan dan sosial.

"Komunitas ini baru berdiri sekitar satu bulan, dimana para anggotanya para mahasiswa serta pegiat sosial dan pendidikan. Dan Alhamdulillah, saat ini jumlah anggotanya sudah lumayan banyak, bahkan ada juga anggota yang domisilinya dari Bandung," tutur Ketua Komunitas Pensil, Irfan Fadlan Maulana didampingi Sekretaris Komunitas Pensil Aan Yuningsih, pada KORSUM.NET, Rabu (30/10), di Sekretariat Komunitas Pensil ini dipusatkan di Toko Mazaya, Jalan Dewi Satrika Nomor 7 A.

Komunitas Pensil ini, sambung Fadlan, seluruh anggotanya memiliki keinginan besar untuk melakukan pembaharuan di bidang pendidikan dan sosial.

Pasalnya, persoalan pendidikan dan masalah sosial, bukan hanya tanggungjawab pemerintah saja, melainkan juga tanggungjawab semua pihak.

Dimana pada era digital saat ini, hampir semua orang lebih asik dengan gatget-nya masing-masing, sehingga tidak peduli lagi dengan orang di sekitar.

Adapun program Komunitas Pensil, yaitu akan berusaha mengalihkan perhatian mereka supaya bisa lebih peduli lagi terhadap pendidikan dan sosial, sehingga bisa dengan sendirinya mengabaikan bahkan melupakan gatget. Selain itu program lainnya yaitu akan mendirikan Saung Belajar. Dimana nantinya, saung belajar akan dijadikan sebagai pusat bimbingan belajar khusus bagi anak-anak dari kalangan keluarga kurang mampu.

"Banyak program pendidikan yang akan kita laksanakan, seperti pemberian bimbingan belajar, latihan memanah, dan latihan berkuda. Sementara untuk ibu-ibu kita akan menyiapkan program latihan memasak," Ucapnya

Terkait kegiatan sosialnya, sambungnya lagi, komunitasnya baru bisa bergerak sebatas pada tanggap bencana, seperti pemberian bantuan bagi korban bencana atau kegian sejenisnya.

"Untuk sumber dana, saat ini baru bisa mengandalkan dari donatur. Dan sekarang kami sudah mulai merintis usaha sosial, dengan cara menjual produk Mug berlogo Komunitas Pensil. Mug ini kita jual secara bersama-sama, dan hasil dari penjualan itu akan kita manfaatkan untuk pendanaan berbagai program yang akan dilaksanakan oleh kami," tandasnya. **