Kota, KORSUM.NET - Seperti diberitakan media ini sebelumnya anggota DPRD Kabupaten Sumedang Asep Sumaryana mengatakan, di RPJMD ke 4 atau periode Bupati sekarang 2018-2023 dipertegas dengan visi menjadi Kabupaten Agribisnis ditunjang oleh pariwisata dan industri yg berdaya saing tinggi.

"Jadi saya mendukung apa kemauan Bupati bahkan mendorong karena itu tugas dan target RPJMD, terus terang saya belum tau rencana detail saudara Bupati tentang pengembangan pariwisata yang menunjang agribisnis. Semoga tidak keliru seperti RPJMD sebelumnya. Selain itu banyak destinasi wisata tetangga kita yg menarik, tentu bukan perkara mudah membangun pariwisata yang berdaya saing tinggi dan menunjang agribisnis," katanya

Sementara menurut kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappppeda) Kabupaten Sumedang, Hj. Tuti Ruswati mengatakan, dalam RPJMD 2018 - 2023 dengan visi sumedang simpati (sejahtera masyarakatnya, agamis akhlaknya, maju daerahnya, profesional aparatur nya serta kreatif ekonominya) yang dijabarkan kedalam 5 misi nya.

"Dapat dilihat bahwa agribisnis dan pariwisata menjadi prioritas yang dibidik oleh berbagai program cross cutting dari berbagai stakeholders tidak hanya program yang bersumber dari APBD tetapi dari non APBD dengan pola kolaboratif Pendekatan pentahelix." Jelasnya melaui WhatsApp Kamis (10/10/2019).

Sementara menurut tokoh masyarakat yang juga mantan anggota DPRD Kab. Sumedang Nurdin Zain mengatakan, Pariwisata di Sumedang sedang menggeliat jadi semuanya harus fokus baik eksekutif maupun Legislatif mendorong pemahaman RPJMD minimal di priode ini.

"Banyak hal yang tidak fokus terhadap agro dan wisata. Kesalahannya di eksekutif yang program kegiatannya tidak fokus termasuk DPRD yang tidak optimal melaksanakan fungsinya. Di era sekarang pariwisata Sumedang sedang menggeliat karena pimpinan daerahnya fokus dan paham tehadap permasalahan yg dihadapi. Mudah- mudahan legislatif nya mendorong ke arah sana dan paham RPJMD minimal di periode sekarang maksimal di semua bidang termasuk tingkat kehadiran serta minimal paham isi RPJMD untuk melaksanakan fungsinya."Jelasnya melalui WhastApp Kamis (10/10/2019).**