Sumsel, KORSUM.NET – Menanggapi berita media ini terkait rumah Eros dibongkar warga dan pemerintah tutup mata, edisi Sabtu (5/10/2019), Lurah Regol Wetan Madhi, AMD menyatakan bahwa pihaknya telah berusaha membantu untuk mendapatkan bantuan dan pihaknya mengaku tidak menutup mata.

“Kami pihak pemerintah Kelurahan Regol Wetan tidak menutup mata dan bisa di buktikan dengan adanya bantuan stimulan rutilahu dari baznas tahun 2018, kemudian bantuan roda untuk dagang.

Itu hasil upaya kerjasama aparatur Kelurahan, LPM dan pihak kecamatan melalui kasi sosial, sangat tidak mungkin terealisasi kalau tidak ada peran serta pemerintah”. Ucapnya kepada Korsum Senin (7/10/2019).

Madhi menambahkan, “Juga pernah kami mendampingi bagian sosial Setda Kabupaten Sumedang tahun 2018 survey rutilahu walaupun sampai saat ini belum ada realisasinya. Tak lupa kami merasa bangga dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada warga RT 01 RW 4 dan para donatur telah bergotong royong memperbaiki rumah bu Eros, kami menyadari di kelurahan tidak ada anggaran khusus rutilahu”. Katanya yang didampingi oleh LPM Kelurahan Regol Wetan.

Dikarenakan kelurahan tidak mempunyai anggaran untuk Rutilahu, pihaknya berjanji akan mencoba mengajukan bantuan kepada Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kabupaten Sumedang.

Sebelumnya Eros Rosita (63) kepada media ini mengatakan dirinya merasa malu dengan kondisi hidupnya karena selalu merepotkan tetangga dan dirinya telah mendapatkan bantuan dari Baznas Rp. Juta dan RSUD Rp. Rp. 3 Juta sedangkan kebutuhan untuk merenovasi rumahnya di prediksi menghabiskan anggaran sebesar Rp. 25 juta.**