Kota, KORSUM.NET - Menuai ragam reaksi berbagai kalangan terkait pernyataan kecurigaan Fraksi Golkar kepada bupati ada kepentingan politik dalam memilih para calon pejabat eselon 2 hasil Open Bidding lalu, terkesan lamban ambil keputusan. (Dilansir Korsum Net Sebelumnya).

Fraksi Golkar yang juga Wakil Ketua DPRD Sumedang, Jajang Heryana ditemui di ruang kerjanya,  Selasa (1/10), menyebut kecurigaan itu berpikiran positif karena percaya pada bupati tidak akan jual beli jabatan dalam menentukan pilihannya itu.

"Kami hanya ingin mendorong percepatan penempatan pejabat hasil seleksi, segera didefinitipkan jadi kepala SKPD. Sebab, kembali tupoksi negara bahwa legislatif juga harus punya peran penting membangun negara," tandasnya.

Kecurigaan kemarin lanjutnya, mengapa ketika sudah ada 3 nama untuk satu SKPD hasil Open Bidding,  tapi lama diambil keputusan untuk diumumkan. Lalu ada apa tidak segera?.

"Jika sudah diumumkan sekaligus dilantik ya alhamdulillah ada respon bagus dari bupati. Karena tak hanya eksekutif, kami juga ingin bersama membangun demi Sumedang Simpati sesuai kesepakatan rencana pembangunan, " katanya.

Jajang juga mengucapkan selamat kepada para pejabat yang dilantik, dan berharap dapat menjalankan tupoksi kepala SKPD sesuai harapan bupati yakni mewujudkan Sumedang Simpati pada target kinerja untuk tahun berikutnya.

"Memang untuk 3 bulan kedepan tahun 2019 ini, pastikan hanya tinggal triwulan tahun terakhir, tapi berharap kedepan mereka punya visi yang bagus sesuai yang telah diputuskan bupati," tuturnya.

Bupati telah ambil keputusan bahwa seseorang yang ditempatkan diposisi SKPD bersangkutan lanjut Jajang, sudah sesuai dengan harapan frofesionalitas dan juga dari sisi kompetensi sudah memenuhi syarat.**