Rancakalong, KORSUM.NET - Program Bhakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa (BSMSS) 2019 di Desa pagadegan Kecamatan Rancakalong, resmi ditutup oleh Wakil Bupati Sumedang Erwan Setiawan dan kasdim 0610/Sumedang Mayor inf Anang Framudyanto S.Sos, Senin (28/10)

Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Endah Kusyaman, Kepala Dinas PUPR, Deni Pidriana, Unsur muspika kecamatan rancakalong, Para Danramil dan Perwira Staf Jajaran kodim 0610/Sumedang.

Dandim 0610/Sumedang Letkol Arh Novianto Firmansyah S.E.,M.Tr (Han) melalui Kasdim 0610/Sumedang Mayor inf Anang Pramudyanto S.Sos mengatakan, atas nama pimpinan Kodim 0610/Sumedang mengucapkan terima kasih kepada pemerintahan Kabupaten Sumedang dan masyarakat desa Pangadegan atas kerjasamanya dan Dandim berharap kebersamaan ini kita tetap pelihara dengan baik

"Terlaksananya program BSMSS tahun 2019, di Desa Pangadegan Kecamatan Rancakalong ini perlu saya sampaikan adalah wujud komitmen atas panggilan moral Kodim 0610/Sumedang," tegasnya.

Dengan pelaksanaan program BSMSS ini, sambung Kasdim, sesua dengan tugas kita, selain operasi militer perang, kita juga membantu masyarakat dan pemerintah dalam pembangunan nasional. Salah satunya seperti program BSMSS ini.

"Saya berharap, dengan selesainya program BSMSS ini, dapat membantu masyarakat. Selain itu hasil dari program ini bisa dijaga dengan baik sehingga penggunaannya bisa lebih lama lagi," tandasnya.

Sementara itu Wakil Bupati Sumedang, Erwan Setiawan mengatakan, pemerintah kabupaten sumedang, sangat berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada kodim 0610/Sumedang, beserta seluruh jajaran dinas terkait dan instansi serta dukungan dari warga masyarakat desa Pagadegan yang secara swadaya telah ikut berperan aktif pada setiap kegiatan BSMSS,sehingga pelaksanaan berbagai kegiatannya berhasil di selesaikan dengan baik dan lancar sesuai dengan harapan kita bersama

Erwan sangat mengapresiasi kegiatan yang telah dilaksanakan karena BSMMS ini merupakan bentuk pola pendekatan pembangunan dan berkaitan erat dengan pelaksanan peningkatan pembangunan dan masyarakat yang dilaksanakan dalam upaya akselerasi pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa

"Dengan selesainya kegiatan BSMSS ini bukan berarti selesai pula kegiatan masyarakat dalam melaksanakan pembangunan pedesaan, akan tetapi kemanunggalan TNI dengan rakyat yang sudah terjalin harus tetap dilestarikan secara berkelanjutan sehingga pada gilirannya diharapkan dapat mendorong minat dan hasrat masyarakat untuk bergotong royong membangun desanya masing masing," ujarnya.

Hal senada dikatakan Camat Rancakalong, Ili S.Sos bahwa, dengan selesainya program ini, sangat berharga bagi masyarakat.

"Alhamdulillah dengan program ini, akhirnya akses jalan yang menghubungkan Dua Kecamatan yaitu Kecamatan Rancakalong dan Tanjungmedar saat ini bisa dibangun berkat bantuan TNI. Mudah mudahan dengan terbangunnya jalan ini juga akan memudahkan arus mobilitas warga, serta dapat mendongkrak perekonomian," tandasnya.

Sementara itu Kepala Desa Pangadegan, Ata Samedin mengatakan, tentunya sangat berterimakasih atas program ini dan mudah mudahan kedepannya lagi ada program serupa, pasalnya masih ada jalan yang rusak dan belum tertangani.

"Alhamdulillah, saya atas nama warga mengucapkan terimakasih terhadap TNI dan Pemerintah atas program ini. Selanjutnya mudah mudahan jalan ini bisa dianggarkan lagi untuk pengaspalannya, agar lebih awet lagi," ucapnya

Ata juga menambahkan, untuk panjang jalan ini sekitar 750 meter dan dilaksanakan selama 26 hari, yang melibatkan anggota TNI dan dibantu oleh masyarakat. **