Foto Ilustrasi
Cimalaka, KORSUM.NET - Warga Desa Galudra Cimalaka Sumedang dihebohkan dengan munculnya seekor monyet yang berubah wujud menjadi anak kecil berusia sekitar 7 tahun. Kejadian ini berlangsung pada Kamis (10/10/2019) pukul 09.00 wib.

Saksi mata Wini Widiawati (23) menyebutkan, awal mula ia sedang mengantar anaknya di Raudatul Atfal (RA) Galudra, tiba-tiba seorang pedagang cilung berteriak monyet..monyet, sontak ibu-ibu berhamburan dan melihat seekor monyet yang kepalanya lenggak lenggok seakan takut ada yang memperhatikannya.

"Pas saya ngantar anak ketika duduk saya mendengar ibu Siti tukang cilung berteriak karena melihat seekor kera yang berjalan melintas jalan desa, sontak ibu-ibu yang lagi nunggu anaknya belajar berteriak, monyet.. monyet, kemudian dikejar oleh tukang cilung, namun pas dikejar monyet tersebut berubah menjadi anak kecil sekitar usia 7 tahun namun wujudnya kurang begitu jelas dan dikejar oleh tukang cilung dan menghilang ditelan semak belukar". papar Wini  kepada Korsum di kediamannya.

Wini menambahkan dirinya baru pertama kali melihat kejadian tersebut, "saya sampai gemetar menyaksikan hal kejadian ini, dikira saya hal seperti ini hanya ada di adegan film di televisi, tapi saya menyaksikan nya sendiri, serasa percaya dan tidak tapi ini nyata", Ungkapnya.

Warga lain juga mengiyakan kejadian aneh tersebut, dan bukan kali pertama ini saja, sebelumnya masyarakat telah dikejutkan oleh hal hal aneh seperti melihat babi, kemudian banyak warga yang kehilangan uangnya.

Kepala Desa Galudra melalui Sekretaris Desa Galuda Sandi Soleh Saepudin mengatakan tidak tahu akan kejadian tersebut, "kami baru mendengar kejadian tersebut, namun kami belum mendapatkan penjelasan yang pasti dari warga setempat terkait benar dan tidak nya informasi tersebut, dan kami berharap warga tidak terpengaruh oleh informasi yang belum jelas, dikhawatirkan menjadi fitnah di kalangan warga, karena itu hal yang tidak mungkin terjadi". Katanya

Masih menurut Sandi bisa saja itu monyet warga yang lepas, atau monyet yang turun dari gunung mencari air karena sekarang musim kemarau.**