Jatinangor, KORSUM.NET - Dua orang bandar togel jenis hongkong yang biasa beroperasi di Wilayah Jatinangor tepatnya Desa Cipacing, berhasil diciduk Satreskrim Polres Sumedang.

Adapun kedua tersangka yaitu Ful Hendra Alias Iful (36) asal Jl. Waringin I No. 20 Desa. Utan Kayu Utara Kecamatan Matraman Jakarta Timur dan alamat lainnya Dusun Cipacing Desa Cipacing Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang. Dan Hendi alias Maman (46) yang berprofesi sebagai pedagang asal Dusun Cipendeuy Desa Cipacing Kecamatan Jatinangor dan alamat lainnya Dusun Cikopo Desa Cipacing Kecamatan Jatinangor. Kedua tersangka diciduk pada hari senin (4/11) di sebuah rumah di Dusun Cikopo RT/RW 02/03 Desa Cipacing Kecamatan Jatinangor.

Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo melalui Kasat Reskrim AKP Nikki Ramdhani mengatakan, Pengungkapan pelaku tindak pidana perjudian togel jenis Hongkong ini berawal dari laporan Vera Kusnandar yang berprofesi sebagai polisi.

"Jadi Kronologisnya, pada hari Senin (4/11) sekira pukul 20.00 Wib di sebuah rumah alamat Dusun Cikopo RT/RW 02/03 Desa Cipacing Kecamatan Jatinangor, telah terjadi tindak pidana perjudian togel jenis hongkong yang dilakukan oleh tersangka Hendi dengan cara menerima pemasangan nomor atau angka dari pemasang yang menaruhkan sejumlah uang yang kemudian menyerahkan hasil pemasangan tersebut kepada tersangja Ful Hendra," terangnya.

Sementara penangkapan kedua tersangka, Sambung Nikki, tersangka Hendi diamankan pada hari Senin tanggal (4/11) sekira pukul 20.00 Wib di Sebuah Rumah yang beralamat di Dusun Desa Cipacing, sedangkan Ful Hendra ditangkap sekira pukul 20.15 di Dusun Cipacing Desa Cipacing Kecamatan Jatinangor.

"Dari kedua tersangka diamankan.sejumlah barang bukti yaitu, - Uang tunai sebesar Rp. 448.000, 1 buah handphone merk ADVAN warna Putih, 1 buah handphone merk OPPO warna hitam merah, 1 buah stempel tanggal beserta bak stempel, 1 buah buku tulis merk SIDU, 1 buah pensil merk JOYKO, 3 buah ballpoint, 39 kertas kupon warna biru berukuran kecil, 1 buku kupon ukuran kecil," ucapnya.

Atas perbuatannya, tambah Nikki, dikenakan pasal Primer Pasal 303 ayat 1 ke 1, ke 3 dan ayat 3 KUHP Subsider Pasal 303 bis ayat 1 ke 1 KUHP dengan ancaman hukuman 4 sampai dengan 10 tahun penjara. ** [Acep Shandy]. Bandar Togel Jenis Hongkong, Berhasil Diciduk Satreskrim Polres Sumedang

Jatinangor, KORSUM.NET - Dua orang bandar togel jenis hongkong yang biasa beroperasi di Wilayah Jatinangor tepatnya Desa Cipacing, berhasil diciduk Satreskrim Polres Sumedang.

Adapun kedua tersangka yaitu Ful Hendra Alias Iful (36) asal Jl. Waringin I No. 20 Desa. Utan Kayu Utara Kecamatan Matraman Jakarta Timur dan alamat lainnya Dusun Cipacing Desa Cipacing Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang. Dan Hendi alias Maman (46) yang berprofesi sebagai pedagang asal Dusun Cipendeuy Desa Cipacing Kecamatan Jatinangor dan alamat lainnya
Dusun Cikopo Desa Cipacing Kecamatan Jatinangor. Kedua tersangka diciduk pada hari senin (4/11) di sebuah rumah di Dusun Cikopo RT/RW 02/03 Desa Cipacing Kecamatan Jatinangor.

Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo melalui Kasat Reskrim AKP Nikki Ramdhani mengatakan,
Pengungkapan pelaku tindak pidana perjudian togel jenis Hongkong ini berawal dari laporan Vera Kusnandar yang berprofesi sebagai polisi.

"Jadi Kronologisnya, pada hari Senin (4/11) sekira pukul 20.00 Wib di sebuah rumah alamat Dusun Cikopo RT/RW 02/03 Desa Cipacing Kecamatan Jatinangor, telah terjadi tindak pidana perjudian togel jenis hongkong yang dilakukan oleh tersangka Hendi dengan cara menerima pemasangan nomor atau angka dari pemasang yang menaruhkan sejumlah uang yang kemudian menyerahkan hasil pemasangan tersebut kepada tersangja Ful Hendra," terangnya.

Sementara penangkapan kedua tersangka, Sambung Nikki, tersangka Hendi diamankan pada hari Senin tanggal (4/11) sekira pukul 20.00 Wib di Sebuah Rumah yang beralamat di Dusun Desa Cipacing, sedangkan Ful Hendra ditangkap sekira pukul 20.15 di Dusun Cipacing Desa Cipacing Kecamatan Jatinangor.

"Dari kedua tersangka diamankan.sejumlah barang bukti yaitu, - Uang tunai sebesar Rp. 448.000, 1 buah handphone merk ADVAN warna Putih, 1 buah handphone merk OPPO warna hitam merah, 1 buah stempel tanggal beserta bak stempel, 1 buah buku tulis merk SIDU, 1 buah pensil merk JOYKO, 3 buah ballpoint, 39 kertas kupon warna biru berukuran kecil, 1 buku kupon ukuran kecil," ucapnya.

Atas perbuatannya, tambah Nikki, dikenakan pasal Primer Pasal 303 ayat 1 ke 1, ke 3 dan ayat 3 KUHP Subsider Pasal 303 bis ayat 1 ke 1 KUHP dengan ancaman hukuman 4 sampai dengan 10 tahun penjara. **