Pemulihan, KORSUM.NET - Banjir lumpur di Desa Cijeruk Kecamatan Pamulihan yang terjadi pada Minggu (24/11), diduga karena tidak adanya saluran air akibat pembuatan jalan menuju Tempat Pembuangan (TPA) Cijeruk.

Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang, Ato mengatakan, terjadinya banjir lumpur di Dusun Cijeruk RT 03 RW 11 dan 02 desa Cijeruk, disebabkan oleh hujan deras dan tidak adanya saluran air akibat pembuatan jalan menuju TPA.

"Kejadiannya terjadi pada pukul 16.00 WIB, akibat hujan deras yang diperparah dengan tidak adanya saluran air akibat pembangunan jalan menuju ke TPA," tuturnya pada KORSUM.NET, Senin (25/11).

Akibatnya, sambung Ato, 7 rumah milik warga terkena banjir lumpur. Dan untuk antisipasi agar tidak terjadi lagi banjir, sudah diadakan koordinasi antara pihak Desa dan PUPR Kabupaten Sumedang.

"Tadi sudah ada musyawarah antara Desa dan PUPR agar tidak terjadi lagi banjir lumpur susulan," tandasnya.

Sementara itu Kepala Desa Cijeruk Kecamatan Pamulihan, Bastaman membenarkan kejadian tersebut.

"Iya, tadi sudah rapat dengan PUPR, Babainsa. Dan rencananya besok kita akan kerja bhakti untuk antisipasi agar tidak terjadi lagi banjir lumpur susulan," ucapnya singkat.

Adapun 7 rumah warga tersebut, sambung Bastaman, sudah dibersihkan dan lumpurnya pun tidak terlalu parah. Dan tidak ada korban jiwa.

"Insyaallah, besok kita bersama babinsa dan warga akan berupaya untuk membuat gorong gorong, untuk antisipasi lagi jika terjadi hujan yang lebih besar," tandasnya. **