Kota, KORSUM.NET - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Dinas PUPR) Kabupaten Sumedang melaksanakan pembahasan laporan akhir rencana detail tata ruang untuk 2 kecamatan yaitu RDTR Kecamatan Ujungjaya dan RDTR Kecamatan Buahdua yang dilaksanakan Dikantor Dinas PU PR BidangTata ruang di jalan Kartini.

"Pembahasan laporan akhir ini, beberapa materi substansi yang digali dan dikaji adalah dari mulai pusat wilayah sampai pusat lingkungan. Disamping itu pula membahas mengenai zona rencana pola ruang serta materi ketentuan peraturan zonasi terhadap kegiatan-kegiatan yang diizinkan, yang bersyarat, dan yang terbatas serta yang dilarang di dalam suatu zona kawasan perencanaan,"ungkap Kepala Seksi Perencanaan Tata ruang pada Dinas PUPR Kabupaten Sumedang , Herdis Kusuma saat dikonfirmasi Media ini, Rabu (27/11).

Dari hasil pembahasan, kata Herdis, diperoleh informasi bahwa Kecamatan Ujungjaya terbagi menjadi 4 sub Bagian Wilayah Perkotaan (BWP) dengan penentuan pengembangan kawasan industri Sebagai unsur utama.

"Di dalam kawasan Cagar Budaya, dan di samping perencanaan ruang terbuka hijau untuk meningkatkan kawasan resapan air di lahan privat seperti industri. Disamping itu pula, kawasan zona cagar budaya harus direalisasikan sebagai penanaman karakter khas suatu wilayah di kabupaten Sumedang,"Jelasnya.

Ia melanjutkan, Dalam pembahasan RDTR Buahdua dari pihak desa memberikan masukan agar Kecamatan Buahdua memiliki pengembangan wilayah. Memberi masukan agar Kecamatan Buahdua memiliki alun-alun dan peningkatan sarana prasarana transportasi guna meningkatkan pengembangan wilayah.

"Kecamatan Buahdua yang berada di dalam kawasan rawan bencana, klasifikasi sedang hingga tinggi memerlukan penanganan yang harus mempertimbangkan prinsip-prinsip lingkungan berkelanjutan,"ujarnya.

Pembahasaan beberapa hal yang dibahas, dalam rapat pembahasan yang dihadiri oleh instansi terkait. Maka dari itu, kabupaten Sumedang dan unsur kecamatan dan desa di ujung jaya dan buahdua.