Kota, KORSUM.NET - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang beberapa waktu lalu menerima bus wisata dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat. Bus yang berasal dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) bank bjb tersebut diberi nama Bus Tampomas.

Namun seiring waktu mobil wisata tersebut di sorot oleh sebagian pedagang pasar sandang. Pasalnya mobil milik Pemkab Sumedang tersebut ditempeli Iklan Komersil, iklan ajakan belanja ke salah satu Mall yang ada dikabupaten Sumedang serta iklan lainnya.  Selain itu juga mobil tersebut sering diparkirkan di lingkungan Pasar Sandang di Seputar  Taman Telor.

Menurut pedagang sekitar yang enggam disebutkan namanya sangat menyayangkan hal tersebut. Karena dinilai kurang pas oleh sebagian pihak. Pasalnya idealnya mobil tesebut bebas iklan atau jika ada iklan yang yang mengajak belanja ke salah satu Mall sebab dianggap kurang beretika dan tidak sejalan dengan apa yang di gembor-gemborkan Pemkab Sumedang  selama ini.

"Pemkab Sumedang kan selama ini selalu mengajak Masyarakat dan pejabat Sumedang untuk berbelanja ke Pasar Sandang Sumedang atau pasar tradisonal semi modern ini. Tapi iklannya kok mengajak belanja  ke Mall atau Pasar modern," ujar sumber di tokonya Rabu (13/11).

Sementara dimintai tanggapannya Kepala Seksi Pengelolaan Parkir Gun Gun Nugraha kepada korsum.net mengatakan, bahwa shelter parkir Bus wisata Tampomas sudah sesuai dengan SK Bupati yakni di ruas parkir taman Endog dan dua tempat lainnya.

" Iya benar sudah sesuai SK Bupati shelter bus Tampomas di taman endog, depan Gor Ahmad Yani Ketib dan di seputaran alun-alun," Katanya melalui telepon selulernya Rabu (13/11/2019).

Sementara Menurut  Kepala Bidang Angkutan pada Dinas Perhubungan (Dishub) Kab. Sumedang, Risyana mengatakan bahwa Bus tersebut bukan milik Pemkab tapi milik koperasi Organda.

" sesuai kepemilikan dinu STNK leupat pak janten sanes milik Pemkab tapi kepemilikan koperasi Organda janteun otorotas sepenuhnya ada di pemilik,"  katanya melalui WhastApp Rabu (13/11/2019) sore.**