Jatinangor, KORSUM.NET - Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor kerjasama dengan Inspektorat Jenderal Kemendagri dan KPK melaksanakan Sertifikasi Penyuluh Anti Korupsi (PAK) Jalur RPL/pengalaman, berlangsung 2 hari (25-26/11) bertempat di Gedung Pasca Sarjana IPDN, Senin (25/11).

Acara tersebut dihadiri Plt Lektor IPDN Bidang Akademik, Dety Mulyati, didampingi Bagian Kerjasama dan Hukum Baharuddin Pabba, sementara pihak KPK diwakili Ketua Pusat Edukasi Antikorupsi, Dian Novianti.

Menurut Kabag Humas IPDN, Rinny Dewi Anggraeni, peserta yang melakukan sertifikasi sedikitnya 25 orang yang sebelumnya telah melakukan beberapa rangkaian tes.

"Tim assessor dalam sertifikasi terdiri 6 orang berasal dari KPK melalui Pusat Edukasi Antikorupsi atau Anti-corruption Learning Center (ACLC) yang menetapkan sistem sertifikasi kompetensi untuk berbagai profesi yang ada di sektor antikorupsi dimulai dengan jabatan penyuluh antikorupsi,” tuturnya.

Sampai saat ini, lanjutnya, Pusat Edukasi Antikorupsi KPK telah menghasilkan 804 orang penyuluh antikorupsi yang telah bersertifikasi dan nantinya akan bergabung ke Forum Penyuluh Antikorupsi yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

"Tujuannya turut membantu pemeritah mewujudkan negara Indonesia yang anti korupsi. Semoga keikutsertaan perwakilan IPDN bisa memberi penerangan serta menggerakkan masyarakat untuk mencegah korupsi sekaligus membudayakan antikorupsi,” paparnya.**