Ganeas, KORSUM.NET - Pembangunan Madrasah Diniyah Awalliyah (MDA) di Desa Cikoneng Kecamatan Ganeas bersumber dari anggaran dana desa, namun MDA tersebut dibangun diatas tanah bukan milik desa melainkan tanah milik Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung.

Terkait hal tersebut, Dikonfirnasi media ini, Kepala Desa Cikoneng Kecamatan Ganeas Kabupaten Sumedang Nono membenarkan bahwa Desa Cikoneng telah menganggarkan pembangunan MDA tersebut sebesar Rp.62 juta untuk tahap pertama dengan ukuran bangunan 5 meter lebar dan 7 meter panjang.

“Proses penganggaran pembangunan MDA itu sudah melalui mekanisme dan aturan dilakukan Musyawarah Rencana Desa (Musrendes) dan menjadi Peraturan Desa (Perdes). Pihak desa tidak serta merta membangun MDA diatas tanah milik BBWS, sebelumnya pihak desa pada bulan Pebruari 2019 kemarin sudah melayangkan surat ke BBWS Cimanuk –Cisanggarung untuk meminta ijin bahwa Pemerintahan Desa Cikoneng Kecamatan Ganeas akan membangun MDA diatas tanah milik BBWS mengingat bahwa warga Desa Cikoneng pun telah menggunakan tanah BBWS puluhan tahun untuk berbagai kepentingan yang tentunya atas seijin BBWS,”jelas Nono saat Diwawancarai beberapa waktu lalu di depan gedung desa.

Karena tanah desa tidak ada, kata Nono, maka tanah BBWS yang luasnya kurang lebih 3 bata dibangunlah MDA yang jaraknya tidak jauh dari kantor desa dan pemukiman warga, soal surat balasan dari BBWS Cimanuk-Cisanggarung terkait permohonan penggunaan lahan dari Desa Cikoneng hingga saat ini belum ada surat balasannya sementara bangunan MDA sudah berdiri.

Dikonfirmasi Camat Ganeas Iman Kardiman kaitan dengan tupoksi camat sebagai pengawasan, monitoring dan penggunaan dana desa sebagai fasilitator adminitrasi desa, keuangan desa, dan fasilitasi penyusunan Perdes dan Perkades. Sementara Desa Cikoneng membangun MDA diatas tanah milik BBWS Cimanuk – Cisanggarung, sontak kaget dan mendadak telepon sana sini untuk mempertanyakan kaitan pembangunan MDA diatas tanah milik BBWS yang menggunakan Dana Desa.

“Saya mengawal dana desa dan ADD tidak sampai mendetail begitu hingga harus tahu tanah yang akan dibangun itu milik siapanya, namun, hal tersebut disampaikan dalam setiap pengarahan bahwa membangun menggunakan dana desa jangan diatas tanah milik orang lain sering dilontarkan. Kalau sudah terjadi begini ya mau apalagi?, kata pak Kuwu Cikoneng akan mendata warganya yang mendiami tanah milik BBWS Cimanuk – Cisanggarung,”ujarnya.