Ujungjaya, KORSUM.NET - Keinginan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang untuk mengekspor Mangga Gedong Gincu Kabupaten Sumedang akhirnya dapat terwujud.

Siang tadi, Minggu (24/11) Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir didampingi istri Hj. Susi Gantini melakukan Launching Ekspor Perdana Mangga Gincu Kelompok Tani Mekarsari Dusun Bojong Terong Desa Pelabuhan Kecamatan Ujungjaya.

Hadir pada Lauching tersebut, Kepala Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Bandung, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sumedang, Camat Ujung jaya, Unsur Forkopimka Kecamatan Ujung jaya, Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Sumedang dan tamu undangan lainnya.

Sebanyak 1 Ton Mangga Gedong Gincu Sumedang dan mangga Harumanis di ekspor perdana ke negara Rusia, Dan rencananya Mangga tersebut akan dikirimkan Ke Rusia pada hari Senin besok pukul 10.00.

Bupati mengatakan Dengan mengekspore Mangga Gedong Gincu ke Luar Negeri bagi Kabupaten Sumedang untuk membanjiri pasar dunia dengan Mangga Gincu dimana mangga Gincu merupakan hasil dari Kabupaten Sumedang.

" Untuk itu ekspor merupakan sebuah peluang bagi Sumedang untuk terus meningkatkan produksinya dan tentunya ini memjadi pembuka bagi keberlanjutan ekspore kita ke luar negeri dan pemerintah akan selalu konsen untuk memperhatikan kualitas Gedong Gincu tersebut," katanya.

Bupati juga mengucapkan terimakasih kepada para kelompok tani saya ucapkan terimakasih atas kinerjanya selama ini terus mempertahankan keberadaan kebunnya dan ladangnya menjadi tempat mangga khas Sumedang.

" Saya harap ini dapat terus ditingkatkan karena ini merupakan bagian dari sumber pendapatan untuk meningkatkan taraf ekonomi masyarakat Kabupaten Sumedang," ujar Bupati.

Bupati menyebutkan, dari jumlah Gedong Gincu yang dipasaran 70% di luar kota merupakan hasil dari Kabupaten Sumedang, tapi sampai saat ini nama Mangga Gedong Gincu masih dimiliki oleh luar Sumedang.

" Dengan adanya Lauching Gedong Gincu ini kami ingin mengenalkan bahwa mangga ini merupakan hasil dari Sumedang dan kami akan terus berupaya bagaimana kami akan membuat Packing House sehingga suplay nya di Sumedang dan mengirimkannya di Sumedang dan kami juga akan selalu hadir untuk mensuport para petani mangga Sumedang untuk menjadi distributor mangga Gincu tersebut," ucapnya.

Kedepan Bupati berharap Sumedang memiliki Pasar mangga khusus gedung gincu dan tempat khusus agro wisata gedong gincu dan berbagai varian dan pengolahan mangga Gincu.

" Tentunya kita juga harus menggunakan Smart farming untuk cara menanam dan memproduksi mangga tersebut sehingga Kita harus bisa bersaing dengan negera lain dan kita bisa mengekspor ke negara-negara lain dan diharapkan dapat meningkatkan taraf perekonomian di Kabupaten Sumedang," imbuhnya.

Menurut ketua kelompok tani mekarsari Dusun Bojong Terong Desa Pelabuhan Kecamatan Ujungjaya Dede Supria yang berhasil diwawancara pada saat selesai acara mengatakan luas lahan Mangga Gedong Gincu dan Haromanis di Desa Pelabuhan sekitar 30 Hektare.

" Lahan yang ada pohon mangga gedong gincu dan harumanis ini yang ada di desa pelabuan sekitar 30 hektaran dan sudah dipasarkan di Majalengka, Jakarta, Bandung sedangkan untuk panen Mangga Gedong Gincu dalam setahun 2 kali untuk panen raya dan panen diluar musim," ujar Dede.

Dede menambahkan, selain Di desa Pelabuan Mangga Gedong Gincu juga ada di wilayah kecamatan Tomo dan Jatigede.

" Alhamdulilah Kabupaten Sumedang akhirnya bisa mengekspor ke negara Rusia, saya juga berharap Pemerintah terus berupaya memberikan pengarahan dan dukungan penuh terkait bantuan-bantuan pemasaran (ending market) serta terus menjaga sinergitas antara pemerintah dan para kelompok tani Mangga Gedong Gincu," ungkap Dede.

Sementara Kepala Desa Ade Taryum mengatakan tidak hanya dilahan perkebunan saja tetapi di setiap halaman rumah warga diharuskan terdapat pohon mangga gedong gincu dan harumanis.

"Alhamdulilah untuk masyarakat di Desa Palabuan sendiri harus memiliki pohon mangga khususnya memiliki pohon mangga Gincu dan  rata rata kurang lebih 650 rumah memiliki pohon tersebut, karena minimal satu rumah memiliki satu pohon di halaman rumahnya," tuturnya.

Dikatakan Ade lebih lanjut, Bahwa untuk memajukan meningkatkan kualitas serta pemasaran Gedong Gincu adanya investor dari luar, sehingga masyarakat kami mulai belajar semenjak 1990 sampai sekarang masyarakat desa sudah bisa pengurus sampai ke tingkat pemasaran.

" Dengan adanya ekspor perdana Mangga Gedong Gincu ke negara Rusia saya ucapkan terimakasih dan mudah-mudahan dapat membantu taraf ekonomi khususnya para petani Gedong Gincu dan Haromanis ini," pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut dilakukan pula Penyerahan Sertifikat phyto sanitary dari Badan Karantina Pertanian kepada Bupati Sumedang yang akan diserahkan kepada Exportir Supian dan dilanjutkan dengan pengemasan secara simbolis mangga gedong gincu yang akan di ekspor ke Rusia oleh Bupati Sumedang.