Kota, KORSUM.NET - Pasca menciduk A (44) ayah bejat di Kecamatan Ujungjaya, yang tega menyetubuhi anak kandungnya sendiri selama dua tahun. Satreskrim Polres Sumedang juga berhasil menangkap BS (43) warga Kecamatan Jatinunggal dukun cabul yang berdalih bisa mengobati orang.

Aksi BS akhirnya terbongkar, setelah korban LJ (16) kaget dengan cara pengobatan yang tidak wajar dilakukan dukun cabul tersebut.

Saat akan melakukan aksinya, BS memberitahukan kalau korban LJ terkena guna-guna jenis pelet. Sehingga harus dilakukan ritual pengobatan untuk menghilangkan pelet tersebut. Saat ritual pengobatan tersebut itulah, BS gencar melakukan aksi cabulnya dengan meraba-raba payudara korban, hingga memasukkan jarinya ke kemaluan korban.

"Pelaku BS, di lingkungannya memang dikenal suka mengobati orang, sehingga korban percaya ketika dikatakan BS terkena pelet dan harus diobati," kata Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo melalui Kasat Reskrim AKP Nikki Ramdhany saat dikonfirmasi KORSUM.NET di ruang kerjanya, Kamis (7/11).

Adapun ritual pengobatan yang dilakukan BS, Sambung Nikki, dilakukan dikamar salah satu rumah, yang merupakan kenalan dari BS dan masih satu Desa.

"Jadi ritual pengobatan dilakukan dari Jam 18.00 sampai jam 21.00, dan selalu didalam kamar tertutup. Saat itulah BS gencar melakukan aksi cabulnya. Dan saat akan memasukkan alat kelaminnya ke kemaluan korban, korban tersadar dan langsung melakukan perlawanan," ujarnya.

Dengan adanya perlakuan dari BS, Sambung Nikki, korban bersama Kakaknya melaporkan kejadian tersebut ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Sumedang.

"Pelaku BS kita tangkap dikediamanya, pada hari Senin 4 November, dan saat ini berada dalam tahanan Polres Sumedang," ucapnya.

Atas perbuatannya tersebut, BS dijerat pasal pasal 82 ayat 1,2 dan 3 UU RI NO 17 Tahun 2016 tentang penetapan PP RI No. 01 Th. 2016 tentang perubahan kedua UURI No. 23 Th. 2002 tentang perlindungan anak. **