Kota, KORSUM.NET - Dalam rangka peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Sumedang, Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Sumedang telah melakukan sosialisasi kenaikan pajak air untuk tahun 2020 mendatang.

Selain kenaikan pajak air tersebut, agar para pelaku usaha bisa terkendali dalam pengambilan air tanah serta didorong kepada para pelaku usaha untuk mengambil air permukaan bukan air dalam tanah.

“Karena kewenangan air tanah tersebut sudah merupakan kewenangan Provinsi Jawa Barat, maka berbagai inovasi oleh Provinsi Jawa Barat untuk pengelolaan air tanah sedang digalakan. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat telah menerbitkan Peraturan Gubernur nomor 50 tahun 2017 tentang formulasi penghitungan nilai air tanah yang sebagai dasar penghitungan pajak air tanah di kabupaten Sumedang. Ada formulasi penghitungan yang secara global meningkat indeks indeksnya itu,”jelas Kepala Bidang Pendataan pada Bappenda kabupaten Sumedang Idi Suhandi saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu di ruang kerjanya.

Karena indeks tersebut dinaikan, kata Idi, maka Pemerintah Kabupaten Sumedang mengambil dampak kenaikan indeks tersebut pajak air tanah menjadi naik. Target untuk pajak air tanah Rp.2,5 milyar diawal tahun 2019 sudah tercapai, dan kemarin di perubahan tahun 2019 naik menjadi Rp.4,5 milyar dengan adanya regulasi perubahan formulasi perhitungan, ada kenaikan hingga lebih dari seratus persen.

“Dalam rangka pengendalian dan peningkatan pajak air tanah, mulai tahun 2020 nanti, awal bulan Januari tahun 2020 akan menaikan harga air baku asalnya Rp.500 menjadi Rp.1000 dan asalnya harga air dangkal Rp.400/kubik menjadi Rp.800/kubik ada kenaikan seratus persen. Untuk tahun 2020 nanti, targetnya pun meningkat, yang asalnya Rp.4,5 milyar, tahun 2020 menjadi Rp.12 milyar karena ada kenaikan harga air baku,”ujarnya.

Ia melanjutkan, untuk kenaikan harga air baku tersebut sudah sangat wajar, karena di daerah atau kabupaten/kota yang lain sudah dari tahun sebelumnya naik. Contoh saja untuk Kabupaten Garut pajak air baku sudah mencapai Rp.1000 dan sekarang mau naik lagi, Kabupaten Bandung sudah mencapai Rp.1500, Kabupaten Subang pun sudah Rp.2000 dari Rp.500 yang naik tahun 2019 ini, lalu Kabupaten Sumedang baru tahun 2020 nanti naik menjadi Rp.1000 dari Rp.500 itupun menmpuh proses sosialisasi berkali kali jadi tidak secara tiba tiba, kenaikannya pun sangat wajar.