Cimanggung, KORSUM.NET - Belasan tersangka berhasil diamankan oleh Satreskrim Polres Sumedang, dari sejumlah perkara tindak pidana seperti, perkara membawa Senjata Tajam (Sajam) tanpa ijin, tindakan secara bersama sama melakukan kekerasan terhadap orang atau barang dan perkara Pencurian dengan pemberatan (Curat).

Adapun belasan tersangka tersebut hasil penindakan dari 3 kasus,  yang berhasil diungkap oleh jajaran Satreskrim Polsek Cimanggung, Pamulihan dan Jatinangor.

Kapolres Sumedang AKBP Dwi Indra Laksmana mengatakan,  ada 8 tersangka yang diamankan karena membawa Sajam tanpa ijin, yaitu HK, AD, AM, JA, YS, DJ, ES, dan DY. Selain itu, 4 tersangka pengroyokan terhadap orang atau barang yakni, AS, DD, RS dan BYS.

"Dan ada juga, satu tersangka Curat yaitu, IS alias Ciwok yang berhasil ditangkap. Belasan tersangka tersebut ditangkap selama Operasi Lilin Lodaya 2019 yang dilaksanakan di wilayah hukum Polres Sumedang," ucapnya kepada sejumlah wartawan saat konferensi pers di Mapolsek Cimanggung, Kamis (26/12)

Sementara itu, modus operandi para tersangka, Sambung Indra, mereka dengan sengaja membawa sajam berupa, golok, rencong, kapak, keling dan lain lain yang digunakan pelaku sebagai sarana kejahatan.

Selain itu tersangka tindak pidana secara bersama sama melakukan kekerasan terhadap orang atau barang, mereka melakukan pengroyokan dengan cara memukul dan menjambak korban serta melakukan pengrusakan terhadap kendaraan korban.

"Untuk, tersangka tindak pidana Curat sendiri, si pelaku masuk kedalam rumah korban dengan cara naik ke lantai atas rumah korban melalui dinding samping rumah menggunakan tangga bambu dan merusak daun pintu jendela dan mengambil sejumlah barang barang," ucapnya.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan, tambah Indra, pihaknya berhasil mengamankan, 5 unit handphone, 14 buah sajam berbagai jenis, 3 buah tabung gas, 4 unit kendaraan roda 2 dan sejumlah barang bukti lainnya.

"Dan atas perbuatannya tersebut, para tersangka dijerat Pasal 3 ayat 1 UU darurat nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman 10 tahun penjara. Pasal 170 ayat 1 KUHP, diancam 5 tahun penjara dan Pasal 363 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara," tandasnya. **