Tanjungsari, KORSUM.NET - Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir didampingi Direktur Teknik Citra Karya Jabar Tol (CKJT) Bagus Medi, dan Kepala Satker Tol Cisudawu Yusrizal Kurniawan  melakukan ground breaking
(peletakan batu pertama) pembangunan SDN Negeri Cijolang yang direlokasi karena terdampak pembangunan tol di Dusun Cijolang Desa Margaluyu Kecamatan Tanjungsari, Kamis (12/12).

Bupati selesai acara mengatakan, Pemda bersama CKJT dan Satker bersyukur karena bisa melaksanakan Ground Breaking Pembangunan SDN Cijolang yang terkena dampak jalan tol Cisundawu.

"Alhamdulilah sudah dimulai. Kami berkomitmen untuk membangun sekolah yang berkualitas, menjadi sekolah percontohan dan menjadi rolle model untuk sekolah lainnya," ujarnya.

Bupati berharap agar pembangunan SDN Cijolang yang baru dapat segera terwujud sehingga anak-anak yang selama ini menumpang belajar di Pesantren Miftahul Hasanah dapat bisa belajar kembali di kelas.

"Komitmen kami secepatnya selesai dengan tetap memperhatikan kualitas sehingga siswa-siswi SDN Cijolang bisa kembali mengikuti proses belajar mengajar di sekolah yang baru," tuturnya.

Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang bisa bekerja sama dalam menyediakan tempat sementara untuk proses belajar mengajar.

"Alhamdulillah, berkat dukungan warga masyarakat setempat dan ulama yang menyediakan pondok pesantrennya sehingga proses belajar mengajar tetap bisa berlanjut. Inilah kolabrorasi yang baik dalam proses pemecahan masalah. Kami megharapkan koordinasi dan komunikasi seperti ini bisa terus dilanjutkan antara Pemda, Satker, CKJT," harapnya.

Ia menambahkan, berdasarkan informasi dari CKJT, proses pembangunan ditargetkan akan berjalan selama empat bulan.

"Mudah-mudahan bisa diakselerasi, dipercepat di 3 bulan ini sudah selesai. SDN Cijolang dibangun di atas tanah yang telah dibeli oleh pemerintah daerah. Inilah sebuah komitmen Pemerintah Daerah untuk mendukung proyek strategis nasional pembangunan jalan Tol Cisumdawu,"

Ia menerangkan, untuk mendapatkan tanah tersebut cukup memakan proses yang lama karena masih terkait proses hukum.

"Karena komitmen Pemda yang kuat untuk mendukung proyek strategis nasional, akhirnya Pemerintah Daerah berhasil membebaskan lahan seluas 1200 meter persegi dengan anggaran sekitar Rp. 800 juta untuk pembangunan SDN Cijolang yang baru," ucapnya.

Direktur Teknik CKJT Bagus Medi mengatakan, secara teknis pihaknya sudah siap membangun, termasuk kontraktor dan para pengawasnya sudah siap.

"Alhamdulilah pengawas serta rekan - rekan kontraktor dari Kabupaten Sumedang sudah siap.  Biayanya kurang lebih Rp. 4, 2 miliar, termasuk fasilitas sekolahnya akan kami siapkan. Mudah- mudahan ini menjadi SD yang terbaik di Kabupaten Sumedang sebagai percontohan. Kami akan memberikan yang terbaik. SDN Cijolang (pembangunannya) akan aman, nyaman dan lancar" ungkapnya

Kepala Satker tol Cisundawu Yusrizal Kurniawan menyampaikan terima kasih kepada bupati dan CKJT atas komitmennya dalam mendukung pembangunan jalan Tol Cisumdawu.

"Alhamdulillah dapat terpecahkan masalahnya berkat kolaborasi kita bersama. Ke depan kolaborasi ini terus berlanjut antara Pemerintah Kabupaten Sumedang, CKJT dan Satker TolCisundawu sehingga semua permasalahan yang menghambat lahan dan sebagainya bisa kita pecahkan dengan cepat  dan pembangunan Tol Cisundawu ini cepat selesai," katanya.