Kota, KORSUM.NET - Anggota Komisi I pada DPRD Kabupaten Sumedang Didi Suhrowardi yang juga menjabat sebagai ketua Fraksi PKB meminta kepada pemerintah daerah supaya mengkaji ulang terkait peraturan daerah (Perda) hiburan sebab dinilai lebih banyak mudaratnya daripada manfaatnya.

"Awalnya saya mendengar serta menyerap aspirasi dari sebagian warga tentang peraturan daerah yang mengatur  tentang hiburan dan saya meminta kepada Pemkab Sumedang untuk mengkaji ulang," jelasnya disela kegiatan Reses di aula PCNU Komplek Islamic Center, Jalan Kutamaya No. 25, Kotakulon, Kecamatan Sumedang Selatan Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Dikatakan, yang dirasa sudah menghawatirkan karena sudah mulai merambah ke anak dibawah umur. "Selain mendengar aspirasi tentang masalah tersebut, saya juga melihat dengan kepala sendiri banyak anak baru gede (abg. red) keluyuran malam-malam dengan berpakaian seksi. Menurut saya sudah tidak relevan dengan program Sumedang 'Simpati'  yang agamis,"tuturnya

Didi Suhrowardi juga menyoroti masalah kos-kosan yang semakin marak di Sumedang. "Saya juga meminta kos-kosan yang 'gak jelas' supaya ditertibkan sebab rawan dipakai perbuatan asusila," pungkasnya**