Kota, KORSUM.NET - Fasilitas Umum (Fasum) dan Fasilitas Sosial (Fasos) perumahan yang tersebar di Pemerintahan Kabupaten Sumedang asetnya diduga belum diserahterimakan, Dari puluhan perumahan tersebut baik komersil ataupun perumahan yang bersubsidi.

Terkait hal itu, Kepala Bagian Pengelolaan Barang Daerah (PBD) pada Setda Kabupaten Sumedang DR.H. Asep Darmawan mengatakan, bahwa Pemerintah Kabupaten Sumedang sedang berupaya menata fasos fasum agar tercatat di barang milik Daerah Pemerintah Kabupaten Sumedang.

"Ini juga sejalan dengan arahan Koordinator Unit Koordinasi dan Supervisi Bidang Pencegahan (Korsupgah) Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) agar developer menyerahkan fasos dan fasum pada pemerintah daerah," jelas H. Asep saat dikonfirmas media ini melalui pesan WhatApps, Sabtu (21/12/2019).

Pemerintah sudah beberapa kali rapat, kata dia, membahas proses penyerahan fasos fasum ke pemerintah daerah dan sekarang lagi disusun peraturan bupati kabupaten sumedang tentang fasos fasum.

"Sehingga ke depan bagi develover yang mau membangun perumahan harus menyerahkan fasos fasum ke pemerintah daerah. Terutama untuk jalan, dan lain-lain berupa tanah harus sudah tersertifikasi atas nama pemerintah daerah," katanya.

Ia melanjutkan, dan tentu bagi yang sudah terlanjur membangun dan belum menyerahkan fasos fasum harus sesegera mungkin untuk menyerahkannya ke pemerintah daerah.

"Dalam hal penanganannya secara teknis di tangani oleh Dinas Perumahan,  Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Sumedang. Mudah-mudahan sesuai rencana, dan sekarang sudah ada dua perumahan yang akan menyerahkan fasos fasum ke pemerintah daerah di akhir tahun ini," ujarnya.

Dikatakan H. Asep, tinggal menunggu Peraturan Bupatinya dan sekarang Peraturan Bupati tersebut sedang di susun, agar tahun 2020 nanti perumahan yang ada di Kabupaten Sumedang Fasos dan Fasum perumahan sudah semuanya di serah terimakan.