Tanjungkerta, KORSUM.NET
Usaha mikro dalam memproduksi Gula Semut di  Desa Cigentur Kecamatan Tanjungkerta. Salahsatunya dilakukan oleh Tati ibu rumah tangga warga Rt 01/04 Dusun Awitali Desa Cigentur Kecamatan Tanjungkerta.
Saat dikonfirmasi KORSUM NET di kediamannya, Rabu (11/12), tati mengaku sudah tiga tahun mengproduksi Gula Semut, yakni setelah mendapat pelatihan dari dinas pertanian.

"Saat hari ulang tahun pertanian sebagai perwakilan UPT Pertanian Kecamatan Tangkerta, diajarkan cara pengelolaanya gula semut yakni dengan cara air aren atau lahang digodog setelah mendidih dan seperti bubur tidak dicetak tapi terus dikocok hingga berupa tepung baru diangkat," terang Tati.

Selanjutnya, kata tati, setelah matang dituangkan ke kantong plastik dengan berat seperempat kilo gram dan dijual pe rbungkus seharga Rp10 ribu.

"Saya berharap, semua hasil produksi Gula Aren dan Gula Semut ditampung oleh BUMDES," harapnya.

Menurut Kades. Cigentur, HJ. Eti Rohaeti, Kamis (12/12), kedepan semua hasil bumi akan dimasukan ke Bumdes. **

Wartawan : Indang